Tuesday, April 07, 2026

Wisuda


Pesan di WAG The Gank berbunyi, "Congratulations, Kak Biyya. You have achieved the best in your Qur'anic learning." Ada 83 siswa siswi yang mendapat syahadah yang sama. Generasi kitab suci itu revolusioner, tidak lagi melihat Al-Qur'an sebagai hiasan dan bacaan. 


Pesan Habib Anis Al-Habsyi dalam sambutan penutup menegaskan bahwa hamilul Qur'an merangkumi pengetahuan terhadap lafal, pengertian makna, dan pelaksanaan amal. Setiap tradisi, apa pun sumbernya, penalaran atau wahyu,  berujung pada tindakan dengan bahasa yang berbeda.

Dari pengalaman inilah, Biyya dan teman-teman senantiasa mempelajari kitab suci sebagai pedoman (Hudan). 

Monday, April 06, 2026

Lebaran 1447 H

Lebaran berjalan seperti tahun-tahun sebelumnya. Seusai warga bersembahyang id, kami berdua beranjangsana ke rumah tetangga. Dengan saling mengunjungi kami saling berbagi cerita. 

Dari kebiasaan ini, kami mempunyai kata yang sama, yakni saling memaafkan lahir dan batin. Tahun ini suara mercun tak seramai tahun-tahun sebelumnya. 

Kami merasakan pagi yang hangat dengan udara yang segar. Suasana seperti ini sangat menyenangkan. Sebentar lagi, siang menjelang. Masing-masing berteduh di rumah tempat orang-orang beristirahat. 
 

Thursday, March 12, 2026

Bermain

Zumi dan kedua teman baiknya, Akmal dan Kiki, menunggu layangan putus. Meskipun mereka bisa membelinya, tetapi mendapatkan mainan secara berebut dan untung-untungan itu mendatangkan kesenangan. 

Dulu, bapak saya membuatkan adik waw, sebutan layangan di Semenanjung, yang cukup besar dan menaikkannya di belakang rumah. Saya pun pernah berlarian di sawah untuk menggapai layangan yang putus. 

Sayangnya, pemilik lahan ini kini telah memagarinya. Ruang bermain mereka di masa akan datang semakin sempit. Tetapi, anak-anak selalu memiliki cara mendapatkan tempat yang lain. Begitulah hidup. 
 

Sunday, March 01, 2026

Teh

Apa yang membuat kita lega? Minuman yang diteguk ketika haus. Teh Pucuk ini dijual di minimarket 7 Eleven Pudu seharga RM 2.90. Betapa mahal kala minuman ini dijual di negeri jiran. Bagi sebagian warga kita yang bekerja di sini, minum teh ini bisa mengobati kerinduan. 

Saya sendiri merasa nyaman dengan rasa teh Kotak. Kami sering membawa sangu ini dalam perjalanan. Menariknya, saya juga sangat menikmati tek tarik, tanpa tahu merek apa yang digunakan. Apalagi, minuman khas ini menjadi penghilang dahaga kala makan roti canai. 

Jadi, apa pun merek teh dan makanannya, kita sedang menghadirkan suasana kapan dan bagaimana ia dinikmati. 
 

Tuesday, February 24, 2026

Hari Keenam

Nabbiyya membagikan kuesioner pada murid-murid kelas 4A SD Namira. Mereka diminta untuk menjawab pertanyaan untuk memastikan pengaruh media sosial pada literasi. 

Ia tentu mengenang kembali masa belajar di sini dulu. Tak hanya itu, Biyya belajar cara melakukan penelitian sejak awal sebelum melanjutkan pendidikannya di pergurua tinggi. 

Dari sini, saya juga belajar banyak hal, tentang orang yang tulus membantu untuk penyelesaian tugas ini. Kala hendak memastikan jumlah pertanyaan, ada 3 kekurangan eksemplar. Pak Aziz, penjaga sekolah, mengantar saya untuk foto kopi di toko ATK, yang berjarak cukup jauh dari sekolah. 

Monday, February 23, 2026

Hari Kelima

Hari pertama di bulan Ramadan, Zumi dan kawan-kawan mengikuti pelajaran secara daring. Komputer, bahasa Indonesia, dan Al-Qur'an adalah mata pelajaran yang harus diikuti di sesi pagi. Saya lihat mereka bisa menjalaninya dengan baik. 

Generasi Alpha akrab dengan gawai. Kita berharap pembelajaran secara daring akan bermanfaat untuk penguatan akal budi dan budi pekerti mereka. Dunia mereka meniru dari teman dan lingkungannya. 

Guru memiliki peran penting karena ia dianggap sebagai pemegang otoritas. Kala Zumi menunjukkan arah dengan ibu jari, ternyata ia menyerapnya dari kelas. Saya pun merasakan sendiri ketika mereka menaruh hormat pada orang tua teman-temannya dengan mengucapkan salam dan bersalaman. 

 

Sunday, February 22, 2026

Hari Keempat

 

Alhamdulillah, seusai berbuka, Zumi bilang bahwa puasa itu mudah. Sore ini kami berbuka di meja yang sama dan berborak ke sana ke mari. 

Hujan turun lagi seperti kemarin. Air meluap. Untungnya, ia tidak berlangsung lama. Di beberapa titik, seperti Kraksaan, banjir. Sebuah pondok di Rangkang juga mengalami kenaikan air yang membuat santri bermain di halaman dengan wajah riang. 

Kami menunggunakan foto di sebelah untuk menggambarkan bahwa dalam keadaan apa pun, setiap anggota keluarga diberi ruang untuk meluapkan perasaan dan pikirannya. 

Wisuda

Pesan di WAG The Gank berbunyi, " Congratulations, Kak Biyya. You have achieved the best in your Qur'anic learning."  Ada 83 s...