ربما اطلعك على غيب ملكوته وحجب عنك الاشتغراف على اسرار العباد
Pagi ini, pukul 6, kami mengikuti pengajian kitab anggitan Imam Athoillah Al-Sakandari di musala Riyadhushshalihin. Kiai Zuhri memulai dengan teks di atas dan menjelaskan bahwa Allah memberikan anugerah pada manusia dengan membuka mata pada "alam", tetapi menutup penglihatan dari aib orang lain.
Tadi, uraiannya dikaitkan dengan kesaktian yang menjadi bagian dari kepercayaan masyarakat. Berdasarkan pernyataan ini, jelas manusia terhalang untuk menembus hati manusia, sehingga penyingkapan itu bisa salah atau ilusi.
Setelah menyimak penjelasan kitab, saya pun ngobrol dengan Nugi asal Bondowoso dan Noval asal Probolinggo. Keduanya adalah pengurus LPBA pondok yang sedang menyelesaikan studi S1 dalam bidang Pendidikan Bahasa Arab. Obrolan seputar pilihan pekerjaan seusai rampung kuliah, yakni pekerja, pengusaha, dan sarjana (ustaz, guru, peneliti, dll).






