Kebun bunga adalah ruang bersama masyarakat. Di sana, pengunjung tinggal memilih, menikmati bunga dan pepohonan atau merenggangkan otot untuk bugar. Malah, siapa pun bisa menyendiri, seperti tampak pada ujung kanan bawah. Seseorang merenung di bawah atap.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Hari ke-25 (Menemukan Diri)
Dilema Kesia Syfa telah dihentikan oleh keputusan untuk memilih sebagai laskar dan mencopot kewarganegaraannya. Tentu, sebuah pilihan yang...
-
Buku terjemahan saya berjudul Truth and Method yang diterbitkan Pustaka Pelajar dibuat resensinya di http://www.mediaindo.co.id/resensi/deta...
-
Ahmad Sahidah lahir di Sumenep pada 5 April 1973. Ia tumbuh besar di kampung yang masih belum ada aliran listrik dan suka bermain di bawah t...
-
Ke negeri Temasek, kami menikmati nasi padang. Kala itu, tidak ada poster produk Minang asli. Pertama saya mengudap menu negeri Pagaruyung ...
No comments:
Post a Comment