Dhandanggula
Di tengah malam, saya menikmatinya begitu saja dari radio. Apa makna "ngalap berkah" dalam lintasan bait yang didendangkan oleh penembang itu?
Setelah itu, radio mengiklankan obat segala penyakit Bio-7. Lagi-lagi keberkatan itu terkait dengan kajian terbaru dari kesejahteraan subyektif, yang unsur-unsurnya di antaranya adalah kesehatan. Pemenuhan kebutuhan dasar, pendidikan, aset-liabilitas harus secara sungguh-sungguh menempatkan gaya hidup untuk menyangga tubuh.
Kita mungkin berpikir normal, tetapi bila flu berat menyerang, kita pun tumbang. Bahkan untuk menyelesaikan kolom "Bahasa Agama" yang hanya terdiri dari 666 kata, saya harus memeras tenaga sedemikian rupa. Ini tentu juga dialami oleh siapa pun yang hendak menghasilkan sebuah tulisan.
Tentu, khalayak harus menanggung rasa kesal bila badan penat karena sakit. Nah, selain sehat, waktu luang juga merupakan tantangan. Dengan bantuan banyak alat, kita tidak lagi menimba air, mencuci secara manual, dan lain-lain. Kita akan menghabiskan waktu untuk berselancar di dunia virtual. Batas nyata dan maya runtuh.
Mungkin, kita hanya perlu membuat batas untuk diri sendiri untuk menemukan diri. Di sini, kita berhenti dalam sunyi.
No comments:
Post a Comment