Mengapa kata salih diserap saleh, tetapi untuk feminin salihah, bukan salehah?
Ini adalah sebagian dari tantangan bahasa kita dalam menyerap bahasa Arab. Tambahan, mengingat bahasa rumpun Semitik tersebut berbasis gender, kita perlu merapikan kosa kata yang kita pinjam agar istikamah, sehingga kita juga mengenal kata mufasirah, bukan hanya mufasir, penafsir lelaki.
Batas bahasa adalah batas dunia kita, kata orang bijak.
No comments:
Post a Comment