Wednesday, May 14, 2025

Jeli | Pagi | Seri

Jeli | Pagi | Seri


Dari tingkap, keindahan terungkap. Bukit tegak kokoh. Angin sepoi. Kabut lembut. Burung bermandi gerimis. Truk berhenti sejenak. Udara segar menyerbu masuk. 

Di kelas pasca kemarin, saya memeriksa semantik rezeki, yang sering kali hanya dipahami sebagai wang, benda, dan kedudukan. 

Bahasa adalah dunia mengada seseorang. Sebatas kata, seluas makna. Semakin sempit arti kata, semakin sumpek hidup Anda.

 

No comments:

Hari ke-23 (Kopi Sachetan)

Selain soda gembira, kami menikmati minuman kopi ini kala kos dulu. Coklat granul? Ah, saya pun tak tahu dari mana dan bagaimana ia dibuat. ...