Tuesday, December 02, 2025

Ritual

Kala hendak memulakan membaca dengan membuka sampul plastik, sirene ambulance menguing-nguing. Di pagi buta, saya sering mendengarnya. Apa ada kesakitan? Kematian? 

Kita hidup dengan tanda. Lalu, bagaimana membacanya agar dapat meraih pesan. Buku ini menolong kita bagaimana menguak makna. 

Di luar kisah bahasa, karya linguis ini dibeli di stan pameran buku BEM Universitas Nurul Jadid - UNUJA. Mereka akan menggelar bedah buku Mas Kiai M Faizi pada Kamis yang akan datang, 4 Desember. Sempena kegiatan ini, mahasiswa menjual buku, bukan kayu (hutan).

No comments:

Periplus

Di terminal Soetta 3, kami mampir ke toko buku. Setelah melihat-lihat buku, saya pun membeli majalah Tempo . Buku terbitan asing sangat maha...