Lalu, ingatan ini bisa muncul tanpa diduga, sebagaimana saya raih ketika melewati mereka yang sedang bernyanyi. Pengalaman ini juga didapat tatkala saya berada di Kuala Lumpur, tempat saya mendengar band indie berdendang di sebuah warung tak jauh dari Bukit Bintang.
Wednesday, May 29, 2024
Musik Hidup
Mereka menyanyikan I Live My Life For You oleh Firehouse. Ini mengingatkan saya pada teman baik, Ahmala, yang dulu mengoleksi kasetnya. Pemilik penerbit Bildung ini juga menyukai KLA.
Dulu, grup Band asal Amrik ini pernah pentas di Jogja. Sayangnya, saya tidak datang untuk menikmati penampilannya secara langsung. Apa pun, setelah bunyi, kita akan menemukan diri dalam sunyi.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Nalar
Semalam saya berbagi kiat kepenulisan dengan santri mahasiswa semester awal. Seronok, malam-malam mereka masih bersedia berdiskusi. Saya in...

-
Semalam, kami berlatih menyanyikan lagu daerah, Apuse Kokondao Papua dan Ampar-Ampar Pisang dari Kalimantan. Ibu Yunita, mahasiswa PhD Musik...
-
Saya membawa buku Philosophy for Dummies untuk coba mengenalkan anak pada filsafat. Biyya tampak bersemangat tatkala pertama kali mendapatka...
-
Rindu itu adalah perasaan akan sesuatu yang tidak ada di depan mata kita. Demikian pula, buku itu adalah jejeran huruf-huruf yang menerakan ...
No comments:
Post a Comment