Sunday, May 11, 2025

Lari Pagi

 Selain mengolah kaki, saya memenuhi kepala dengan lamunan. Kampung subur, warga berbudi luhur. Duh, terhenti sejenak,  seekor ular mati karena terlindas mobil. 

Ada banyak kelompok masyarakat yg berbeda tinggal di sini. Mereka menemukan makna dari tampilan benda, seperti desain baju, bentuk rumah, dan masjid. 

Ketika berdiri tegak menikmati merapi di balik pepohonan, telinga saya mendengar gemericik air dan kicauan burung. Dalam keadaan permai, suara knalpot kendaraan itu mengganggu. Alam itu kepesonaan, teknologi itu kutukan.

 

No comments:

Encik Syafi'i

Di sela mencari pesanan Biyya, teh tarik, saya ngobrol dengan Pak Syafi'i, pemandu tur. Beliau berasal dari Johor.  Saya pun berucap, En...