Zumi akan mengincar mainan, seperti anak-anak pada umumnya.
Friday, May 01, 2026
Periplus
Di terminal Soetta 3, kami mampir ke toko buku. Setelah melihat-lihat buku, saya pun membeli majalah Tempo. Buku terbitan asing sangat mahal untuk kantong warga.
Catur
Betapa menyenangkan kami bisa meluangkan waktu bermain catur. Dengan berehat sejenak dari menatap layar telepon genggam, kami berdua beradu strategi untuk melakukan skak mat.
Kadang saya mengalah agar Zumi mau melanjutkan ke permainan selanjutnya. Setiap orang memenangkan hidupnya.
Musala Bank Jatim
Setelah melalui permainan pertama, Zumi tertidur di emperan musala Bank Jatim. Di bagian kedua, penggemar Neymar berlaga lagi di waktu sore.
Fase ketiga eksistensi kata Nietzsche: kanak-kanak, tidak lagi singa dan unta. I
Kami menemaninya untuk memberi semangat bermain dan menghadapi lawan. Permainan itu menguji ketahanan fisik dan emosi. Di sini, setiap pemain belajar untuk menahan diri.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Periplus
Di terminal Soetta 3, kami mampir ke toko buku. Setelah melihat-lihat buku, saya pun membeli majalah Tempo . Buku terbitan asing sangat maha...
-
Ahmad Sahidah lahir di Sumenep pada 5 April 1973. Ia tumbuh besar di kampung yang masih belum ada aliran listrik dan suka bermain di bawah t...
-
Buku terjemahan saya berjudul Truth and Method yang diterbitkan Pustaka Pelajar dibuat resensinya di http://www.mediaindo.co.id/resensi/deta...
-
Kami berdua salat di masjid tempat orang dewasa, remaja, dan anak-anak bersembahyang. Di sini, saf pertama bisa diisi oleh jamaah dari sega...

