Saya menghubungi Kafe Rooster, apa kedai gunting rambut, sebutan jiran untuk barbershop, buka? Tutup. Saya pun mencari tempat lain. Setelah menemukannya, Geos, saya dan Zumi masuk dan duduk di sofa. Ternyata, tidak ada penjaganya. Kami pun pergi.
Setelah itu, kami pun melaju ke Ecordis, tempat Zumi merapikan rambutnya. Di sini, ia hanya menghabiskan waktu tak lebih 10 menit. Rp 35 ribu saya serahkan kepada kasir. Ternyata, di sekitar tempat kami, ongkosnya beragama, dari 10 ribu, 25 ribu hingga 35 ribu. Tinggal kita pilih!
Dulu, saya sering diantar ibu ke Pak Ahmadun, yang membuka lapak dekat bengkel tak jauh dari pasar. Kini, generasi alpha melakukan hal yang sama dengan cara yang berbeda.

No comments:
Post a Comment