Saya cukup satu gorengan, karena membatasi asupan makanan berbahan tepung dan digoreng dengan minyak goreng. Istri, Biyya, dan Zumi turut menikmatinya. Kami merasakan kehangatan kudapan karena baru saja diangkat dari penggorengan.
Dengan harga Rp1.000,00, saya menyerahkan satu lembar 5 ribuan. Di tengah jalan, Naya, anak jiran, bertanya, apa nggak capek berjalan? Tidak. Hitung-hitung olah raga. Lalu, saya bertanya, mana abangnya, Rafan? Keluar sama ayah.

No comments:
Post a Comment