Saya tahu pukul 12.23 kereta api bertolak, tetapi saya juga akan mengalami ketungguan yang lain dalam gerbong. Kala 00.36 sampai, saya tetap berada di ruang, waktu, dan kondisi tertentu. Jadi, ke mana-mana kita akan membawa kepikiran, kerasaan, dan kedamaian sendiri.
Monday, November 10, 2025
Ketungguan
Saya tahu pukul 12.23 kereta api bertolak, tetapi saya juga akan mengalami ketungguan yang lain dalam gerbong. Kala 00.36 sampai, saya tetap berada di ruang, waktu, dan kondisi tertentu. Jadi, ke mana-mana kita akan membawa kepikiran, kerasaan, dan kedamaian sendiri.
Sunday, November 09, 2025
Bulgogi, Kopi, dan Aturan Pesantren
Tulus
Saturday, November 08, 2025
Kelas Berjalan
Apa maksud gerakan ganda dalam pikiran Fazlur Rahman? Apa mungkin menghadirkan masa lalu dan menyingkap masa kini untuk mengungkap tanda dari sebuah peristiwa? Semisal, apa pengertian dermawan di era nabi dan kini? Lalu, kala kita mwnggabungkan apakah secara konkret adalah sikap filantropis Peter Singer yang mendonasikan 80% gajinya untuk badan amal?
Sebelumnya, saya mengisi kelas S3 yang mengulik epistemologi era klasik, modern, dan kontemporer. Dalam aspek ini, wangsit itu berada dalam periode mana? Sebab, saya merasa menerima pesan dari langit, yang gamang untuk menyebutnya, apakah ini ilham atau intuisi.
Aha! Ternyata pesan untuk segera makan di restorasi itu didorong oleh rasa lapar, bukan bisikan dari atap gerbong.
Friday, November 07, 2025
Nurul Hidayah
Sepulang dari subuhan, saya ngobrol dengan Pak Sugeng, penasehat masjid, yang pensiunan BI. Kami bercerita Hebitren. Beliau bercerita bahwa karpet baru diganti. Pantesan, tadi saya merasakan kebaruan. Tambahnya, kami hanya perlu hitunga jam, uagn terkumpul dengan cepat, dan takmir membeli tikar sembahyang dalam waktu singkat.
Di sini, saya bermakmum pada imam yang membaca surah al-Kahfi hingga ayat kesepuluh dan surat A-Tin di rakaat kedua. Tanpa zikir dan qunut, salat berlangsung khidmat. Saya juga memerhatikan keadaan masjid yang diresmikan oleh Pak Parjio, gubernur BI, yang bersih dan asri. Di pintu masuk, ada tempat mencuci tangan. Sebelum keluar, saya membersihkan tangan karena memungut daun yang jatuh dan memasukkan ke tong sampah.
Pohon siwalan yang berdiri kokoh di banyak titik mengingatkan kampung halaman, Ganding. Kadang kita merasa nyaman apabila ruang itu menyediakan sesuatu yang familiar dengan keseharian kita, meskipun tak semuanya. Setidaknya, ada yang dimiliki bersama. Khalas.
Gus Duri, Pejalan Tangguh
Kawan Hebat itu, Maulani
Sebagai staf khusus Menko Pemberdayaan Masyarakat, Maulani tetap membawakan dirinya sebagai santri yang dengan rendah hati senantiasa menyempatkan dirinya untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan santri, sebagaimana yang terakhir di Ma'had Aly Al-Mubaarok, Bondowoso bersama dengan Mas Baehaqi Bae.
Setelah sekian tahun, kami baru bertemu dan menyesap kopi dan menikmati tape sambil bercerita ke sana kemari. Hidup kini hanya memungut potongan kenangan dan selanjutnya melanjutkan kegiatan rutin yang tidak membosankan sebab kami tahu cara menyiasatinya. Menunggu itu mengasyikkan, sebab kita tahu waktu tiba itu hanya "fase" yang akan dilalui dengan riang.
Agama di Pagi Hari
Kondektur memberitahu bahwa bus PO Harapan Baru yang saya tumpangi telah sampai di depan terminal Tawangalun, Jember. Saya pun turun dan men...
-
Pemilik buah catur hitam adalah Zumi. Untuk permainan kedua, adik Biyya ini memenangkannya. Dengan demikian, ia akan bermain lagi karena per...
-
Dalam perjalanan pulang dari sekolah, Biyya minta mampir ke pasar mini untuk membeli roti. Saya pun menunggu di warkop yang menyediakan empa...
-
Kami datang sebelum acara bermula. Pak Yuli mengundang warga untuk mensyukuri perkawinan anak lelakinya. Pak Sofi mengantarkan undangan pada...






