Ain, karakter utama ciptaan Aprinus Salam, ingin menjadi seperti Olenka, watak buatan Budhi Dharma, karena orang ini cuek, total, dan sendirian.
Ternyata, tak mudah dan ia pun bingung. Cerpen ini mengajak kita menjadi diri sendiri. Menurut Anda, apa pesannya?
Melalui sastra, generasi baru bisa belajar mencari posisi. Dari sini, ia tahu "diri". Masalahnya, kerumunan sering menjadikan individu "kawanan".
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Hari ke-23 (Kopi Sachetan)
Selain soda gembira, kami menikmati minuman kopi ini kala kos dulu. Coklat granul? Ah, saya pun tak tahu dari mana dan bagaimana ia dibuat. ...
-
Buku terjemahan saya berjudul Truth and Method yang diterbitkan Pustaka Pelajar dibuat resensinya di http://www.mediaindo.co.id/resensi/deta...
-
Ahmad Sahidah lahir di Sumenep pada 5 April 1973. Ia tumbuh besar di kampung yang masih belum ada aliran listrik dan suka bermain di bawah t...
-
Ke negeri Temasek, kami menikmati nasi padang. Kala itu, tidak ada poster produk Minang asli. Pertama saya mengudap menu negeri Pagaruyung ...

No comments:
Post a Comment