Friday, March 17, 2023

Derrida dan Kita


 Buku ini akan dibahas bersama mahasiswa Pondok Mahasiswa Nurul Jadid besok pagi di musala. Saya mendarasnya untuk kesekian kalinya dengan menikmati coklat buatan Ust Ashraffi, pengasuh pondok Pondok Motivasi HamlatulQuran Tanjungkarang Selangor.  

Derrida ingin keluar dari agama dogmatik, namun ia tetap berdoa. Tetapi, seperti Kierkegaard, ia tak memohon pada Tuhan seperti orang awam. 

Masalahnya, pembaca karya seperti ini akan hidup bersama orang kebanyakan. Saya khawatir mereka yang hidup dengan pikirannya akan terasing dalam kesehariannya.

No comments:

Hari ke-23 (Kopi Sachetan)

Selain soda gembira, kami menikmati minuman kopi ini kala kos dulu. Coklat granul? Ah, saya pun tak tahu dari mana dan bagaimana ia dibuat. ...