Tuesday, May 07, 2024

Syawal Keduapuluhtujuh

Seusai kelas Tafsir, saya pergi ke musala. Di sini, kami bersua. Pak Alvan Fathoni memoto saya dan David untuk mengekalkan ingatan. 

Pemerhati Shahrur berbagi cerita. Putrinya, Bella, suka bertanya. Dari sini, kesukaan sang anak pada filsafat tumbuh. Ia pun memberi jalan. 

Kita sebagai orang menjadi teman bagi si buah hati. Mereka juga berkembang dengan lingkungannya. Inilah tugas bersama untuk memungkinkan percakapan antargenerasi. 
 

No comments:

Menunggu

Dengan berangkat awal ke sekolah, saya punya waktu lebih lama untuk menunggu di warung kopi Senja. Saya senang karena hanya sendirian. Kehad...