Thursday, September 19, 2024

Belajar untuk Menerima


Sejak dini, anak belajar kebedaan di sekolah. Lembaga pendidikan semestinya menumbuhkan semangat kebersamaan untuk menerima liyan demi kemanusiaan. 

Tanpa kesadaran ini, institusi tempat mereka belajar akan menjadi pabrik yang menghasilkan manusia berpikiran sempit dan tertutup. Betapa menyenangkan melihat anak-anak bermain bersama tanpa dibebani oleh perbedaan status dan asal-usul. 

Mereka dekat sama satu lain karena melihat orang lain sebagai sebaya. Kadang manusia dewasa yang memisahkan mereka karena ingin menempelkan identitas khas. Padahal, jati diri itu adalah pilihan. 

No comments:

Nalar

Semalam saya berbagi kiat kepenulisan dengan santri mahasiswa semester awal. Seronok, malam-malam mereka masih bersedia berdiskusi.  Saya in...