Friday, December 06, 2024

Mulutmu, Harimaumu

Ahok terjungkal karena kata. Saya menyatakan waktu itu Basuki benar bahwa ada yang menggunakan agama untuk kuasa. Kini, Gus Miftah ambruk pun sebab diksi. Saya melihatnya sebagai isu relasi petinggi dan marhaenis. 

Untuk itu, piawai menganggit kata itu mutlak. Kita tak bisa mencegah orang lain untuk menyoal perkataan kita karena ucapan itu memasuki belantara, yang dapat dibingkai sesuai kepentingan sekutu atau seteru.

 

No comments:

Encik Syafi'i

Di sela mencari pesanan Biyya, teh tarik, saya ngobrol dengan Pak Syafi'i, pemandu tur. Beliau berasal dari Johor.  Saya pun berucap, En...