Friday, January 16, 2026

Hari ke-16 (Isra Mikraj)

Guyub itu hidup. Berkah untuk kita semua. Setiap keluarga membawa makanan untuk disajikan seusai perayaan. Bersama itu bermakna karena kegiatan kerohanian (langit) tertanggungkan dengan kejasmanian. Klise, tetapi inilah yang kita jalani dalam keseharian.

Selaksa doa dan pujian dilantunkan. Kala berdiri, kami menghormati junjungan, seakan-akan baginda hadir. Nabi bersama umat tanpa dibeda-bedakan kelas, status, dan kedudukan. Kala duduk, semua duduk, ketika berdiri, setiap orang beranjak dari lantai dan meluruskan tubuh. Anak-anak berlarian ke sana kemari. Biarkan, mereka memang begitu. 

Kami bertukar makanan yang dibeli dari tetangga. Hidup bermula dari sini, sebelum pergi juah mengurus negeri. Autentisitas adalah apa yang dijalani di tempat kita tinggal dengan utuh. 


.

No comments:

Bermain

Zumi dan kedua teman baiknya, Akmal dan Kiki, menunggu layangan putus. Meskipun mereka bisa membelinya, tetapi mendapatkan mainan secara ber...