Kami memilih Selera Utara Eda nomor dua. Pelayannya yang sudah berkeluarga dengan orang lokal ini sangat ramah. Ia berasal Bangka Belitung. Saya memilih perkedel dan terung goreng.
Istri mengambil popia pedas dan karipap untuk mengobati selera. Dulu, kami sering menikmatinya di Pulau Pinang, buatan Makcik Sri, emak angkat dan jiran kami. Sepertinya Biyya memuaskan kangennya pada teh tarik, sementara saya mengasup air mineral untuk mengurangi gula. Lingkungannya yang bersih dan tenang membuat kami nyaman berlama-lama di sini.

No comments:
Post a Comment