Thursday, April 09, 2026
Kenangan
Ketika belajar di USM, kami tinggal di rumah flat, lantai 13, Bukit Gambir. Tetangga depan adalah pakcik dan makcik yang menjadi orang tua angkat kami. Biyya tampak bahagia bisa bertemu dengan neneknya. Pulau Pinang penuh kenangan. Makcik Sri dan Pakcik Yusuf menjemput kami di rumah sakit umum daerah kala Biyya lahir. Kami merasa memiliki keluarga di tanah seberang.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Periplus
Di terminal Soetta 3, kami mampir ke toko buku. Setelah melihat-lihat buku, saya pun membeli majalah Tempo . Buku terbitan asing sangat maha...
-
Ahmad Sahidah lahir di Sumenep pada 5 April 1973. Ia tumbuh besar di kampung yang masih belum ada aliran listrik dan suka bermain di bawah t...
-
Buku terjemahan saya berjudul Truth and Method yang diterbitkan Pustaka Pelajar dibuat resensinya di http://www.mediaindo.co.id/resensi/deta...
-
Kami berdua salat di masjid tempat orang dewasa, remaja, dan anak-anak bersembahyang. Di sini, saf pertama bisa diisi oleh jamaah dari sega...

No comments:
Post a Comment