Monday, October 19, 2026

Menunggu

Dengan berangkat awal ke sekolah, saya punya waktu lebih lama untuk menunggu di warung kopi Senja. Saya senang karena hanya sendirian. Kehadiran orang lain sebelumnya mencetuskan suasana pengap, karena mereka merokok. 

Saya pun memesan cappuccino sachetan dingin. Buku ini menunjukkan bahwa banyak kejadian intoleransi agama dipicu oleh politikus oportunis untuk memobilisasi para pendukung dan meminggirkan lawan-lawannya. Dengan mengambil objek tiga negara, Amerika, Indonesia, dan India, Cherian George bisa membandingkan politisasi Kristen, Islam dan Hindu dalam dalam kehidupan politik warga. 

Mendekati angka 4, saya pun berdiri karena melihat Biyya sudah keluar dari pintu gerbang sekolah. Saya pun menghampirinya untuk pulang bersama. 

No comments:

Menunggu

Dengan berangkat awal ke sekolah, saya punya waktu lebih lama untuk menunggu di warung kopi Senja. Saya senang karena hanya sendirian. Kehad...