Thursday, October 06, 2022

SWAT, Buku, dan Kerja Sama

Andai tak ada lego, mungkin Zumi akan membeli buku. Si kakak mengoleksi Cantik Itu Luka dan saya memilih karya Asti tentang bacaannya terhadap Psikologi Doku di Toga Mas, Probolinggo.
Alhamdulillah, dua berssudara tersebut menyusun balok dengan kompak. Anak-anak perlu bermain agar bisa berbagi, bukan untuk mendudukkan siapa yang rendah dan tinggi.
Kerja sama itu keterampilan yang kita bisa tanamkan pada generasi yang cenderung bersendirian. Tentu, itu perlu uang sesuai ukuran dan keadaan.

 

Wednesday, October 05, 2022

Hasrat Identitas

Mengapa politik identitas sering disematkan pada Anies? Apa ada politikus tidak memerikan tanda sebagai penegas?
Pecel, sandal jepit, dan masker merah putih sesungguhnya batas yang hendak membedakan diri dan kumpulannya dari kelompok yang lain. Politik perlu simbol yang menyatukan basis massanya, seperti bumi, banteng, garuda, dan ka'bah.
Setelah setiap kubu bermufakat, kita dorong politik pada percakapan sehat. Sebagai kader PPP, saya melihat partai itu adalah kelas pembelajaran melihat kekuasaan secara utuh. Di Bawah Lindungan Ka'bah oleh HAMKA perlu dibaca untuk menghadapi pemilu 2024.

 

Ziarah Ke Kuala Lumpur

Teman-teman INFID, NU, dsn MD akan berkunjung ke jiran untuk silaturami. Di sini, mereka akan menyimak pemgalamam rekan-rekan pegiat, tokoh agama, dan sarjana dalam menyuburkan rahmat bagi sekalian alam.
Saya membayangkan tiga organ tersebut akan bertemu JAKIM, ABIM, dan Sister in Islam. Saya juga berharap bersapa dgn IKRAM, JIM, dan malah GAMIS agar percakapan terbuka bagi kumpulan yang sedikit berbeda dalam memahami relasi negara, agama, dan warga.
Tentu, di sela rehat kegiatan, teman-teman Jakarta bisa menikmati gulai Aceh di Chow Kit, menikmati taman Suria KLCC, dan dataran Merdeka. Salam takzim pada Datuk Marina Mahathir dan Ibu Zainah Anwar bila datang ke SIS.

 

Menjaga Lingkungan

Kami berbahas soal lingkungan dan pesantren. Hifzh al-bi'ah (menjaga alam sekitar) itu bermula dari pondok kita.
Ustaz Husain, dosen Ma'had Aly Nurul Jadid, berbicara soal mengawinkan tanah, perkara gaib, yang hanya dicapai oleh segelintir arif. Mas Ulil hendak menyuburkan sains di Ghazalia College seraya menegaskan bahwa Alghazali dan Asy'ari pro-sains. Mas Fayyadl mengisahkan salah ejaan dari dua kata dalam bait Ya Lal Wathan.
Apapun kisahnya, pikiran kita adalah untuk mewujudkan kesejahteraan (mashlahah) bersama. Untuk itu mari cegah kerusakan!

 

Tuesday, October 04, 2022

Filsafat Fikih

Tatkala merespons soal hukum modern, Kiai Nasrullah, Jepara, membandingkan cara kerja qawaid fiqh, ushul fiqh, dan maqashid syariah.

Pembicaraan tentang aturan formal mendorong lulusan Universitas tertua dunia ini tidak lagi berbahas soal keajekan, tetapi keluwesan. Tentu, kehadiran Falsafah al-Fiqh akan memperluas arena percakapan dengan orang luar tentang fleksibilitas kewajiban dan keharaman.

Santri akan membaca كانط (Kant) dan filsuf lain dalam turats untuk memahami warisan keilmuan ulama dalam upaya membina bangunan kesarjanaan. Betapa teks Arab masih menjadi ilmu alat untuk menangkap pesan Tuhan. Padahal, secara, semantik kebahasaan tertentu mengandaikan makna (dasar dan relasi), medan, pandangan dunia, dan mesej (sebutan jiran untuk message) utama.

Peradaban teks kita tentu tidak meninggalkan situasi, meskipun kadang dilihat menepikan tamadun akal budi, yang begitu kental di alam Yunani. Kepahaman tidak akan terpenjara nash, sebab yang terakhir hakikatnya merekam gerak sejarah.

Dengan mengulik kitab ini di warung, saya termenung, ada ragu menggunung. Bila kata mewakili benda (things), maka kenyataan tidak sepenuhnya bermukim pada tanda. Dalam hening, kita bertemu bening.
 

Monday, October 03, 2022

Toga Mas Probolinggo

Biyya memilih Cantik itu Luka oleh Eka Kurniawan. Setelah hampir tiga tahun pascapandemi, kami berkunjung ke sini lagi.
Saya membeli The Philosophy of Money oleh Asti Musman untuk bahan tambahan di kelas Filsafat Keuangan Perbankan Syariah Universitas Nurul Jadid. Karya ini mengingatkan saya pada buku serupa oleh George Simmel yang tebal itu.
Tadi, saya juga bersembahyang di surau belakang. Kasir lebih akrab dengan kata musala. Itulah nasib kata. Sementara adiknya, Zumi, memilih mainan lego SWAT. Alhamdulillah, di rumah keduanya mengerjakan bersama untuk menyusun balok itu sebagai mobil polisi anti-teroris. Manis!

Memaknai Kemenangan


 Guru sekolah memberi Zumi hamper karena keikutsertaannya dalam sebuah lomba.


Kalaupun nanti tidak masuk putaran betikutnya, ia telah memenangkan dirinya dari paksaan luar. Kekalahan adalah kemenangan lain bila kita tahu menempatnya dalam kehidupan.

Ia dan kakaknya tetap makan di warung cepat saji sebab merayakan kebersamaan itulah keselamatan dari kekalahan. Kalau semua menang, hidup akan macet.

Lokasi: SD Katholik Santo Pius.

Zip Zap Pop

Saya akan membelikan zip zap pop (made in China) bila kamu mau tarawih. Zumi pun sigap. Di masjid, banyak anak seusianya juga berada di sini...