Saturday, April 06, 2024

Puasa [26]


Betapa menyenangkan mudik dengan keluarga. Pagi-pagi, setelah sahur, kami menyiapkan barang yang hendak dibawa. Pas pukul 6, kendaraan datang untuk berangkat. Di tol Gending, kami pun berhenti sejenak untuk mengisi bensin. 

Hanya dalam waktu 1 setengah jam, kami pun sampai di Surabaya untuk menjemput keponakan, Dini. Di sepanjang perjalanan, musik mengalunkan lagu-lagu Jawa. Ajaibnya, sesampai di Jalan Ahmad Yani, tiba-tiba lagu Ibu Kota Rhoma Irama berkumandang. Wah, ini rezeki yang tdak terduga. Betapa asyik! 

Perjalanan lancar. Di Blega dan Tanah Merah, kendaraan berjalan perlahan. Pasar di sini sering menjadi biang kemacetan. Beruntung, ada polisi urai yang membuat perjalanan banyak mobil, truk, dan bus tak terhambat. Nikmat!

No comments:

Jendela

Dulu, rumah warga memiliki jendela yang lebar sehingga udara bisa keluar masuk dengan mudah. Kediaman menjadi ruang yang nyaman karena tidak...