Thursday, April 18, 2024

Syawal Kesembilan



 


Di tengah kesibukan masing-masing dalam merayakan kenduri arwah leluhur, kami merekam peristiwa agar abadi. Sebelumnya, saya dan Zumi membersihkan halaman dari lumut. Biyya turut membantu maminya membuat kue donat. Adik saya menyembelih ayam. Banyak saudara ibu turut membantu menyiapkan bahan makanan untuk hidangan. 

Di hari H, banyak keluarga datang. Setidaknya, acara ini menyatukan keluarga kakek Mun'im. Meskipun tak semua anak dan cucunya tak diundang, namun doa bisa dipanjatkan. Whatsapp bisa menyambungkan silaturami secara maya. 

Di dunia nyata, kami bertukar cerita tanpa direcoki oleh gawai. 

No comments:

Apel

  Saya memilih jalan dari  kampus pondok. Di tengah jalan, kami bersua. Saya sempat menyapa Noval, mahasiswa FT, yang sedang menjaga portal ...