Friday, May 08, 2026

Magriban

Sang ibu memotret kami sebelum beranjak ke masjid. Di sini, ada banyak anak dan ayah juga menunaikan salat bersama. Zumi bertemu dengan teman-temannya, seperti Rafan. 

Saya tidak memaksanya untuk berzikir seusai sembahyang. Ia pulang terlebih dahulu dengan sepedanya. Dulu, penggemar Neymar ini tidak berani berjalan sendirian, kini ia telah melakukannya seperti kawannya yang lain. 

Lalu, saya pun mengikuti Yasinan yang digelar setiap malam Jum'at. Kata terakhir dari doa Pak Haji Fauzan, semoga warga dihindari dari penyakit. Amin. 
 

2 comments:

Blogombal.com said...

Amin juga. Senang saya baca putra Njenengan naik sepeda. 🙏😇

Ahmad Sahidah said...

Ya, Paman. Kami tak meluluskan keinginannya untuk memiliki sepeda listrik. Hehe

Timus

  Menikmati gorengan dan kopi bersama istri di dapur setelah memotong rumput di halaman. Ngobrol ke sana ke mari menjadikan sore menyenangka...