Tuesday, May 07, 2024
Syawal Keduapuluhtujuh
Monday, May 06, 2024
Syawalan Keduapuluhenam
Sunday, May 05, 2024
Syawalan Keduapuluhlima
Tujuan utama dari karya saya ini adalah melebihi epistemologi keilmuan Islam tradisional. Apa yang terlalu sering dielu-elukan sebagai sesuatu yang tidak dapat ditiru atau tidak dapat dilampaui sebenarnya menghambat kita untuk mencoba menjangkau pemahaman baru. Untuk mencapai pembaharuan sejati dan perbaikan abadi kita tidak bisa mempercayakan pada solusi-solusi dari masa silam (Pengantar)
Teks ini adalah bahan kelas terjemahan mahasiswa Ilmu Alquran dan Tafsir Universitas Nurul Jadid yang dilaksanakan setiap Ahad pagi pukul 8.00. Setelah menggeluti turats, mereka juga memeriksa diksi Inggris tentang kajian ini, seperti "Allah's books teach us", tidak diterjemahkan dengan buku Allah, melainkan kitab Allah.
Apakah "book" dalam pikiran Barat itu sama dengan kitab dalam benak kita? Semoga mahasiswa bisa menyelesaikan pembacaan karya ini selama bulan Ramadhan.
Saturday, May 04, 2024
Syawalan Keduapuluhempat
Diskusi itu bukan untuk memenangkan, tetapi memajukan. Tetapi, nalar dalam perbincangan khalayak lebih mengarah pada kepongahan individu. Padahal, bila seseorang selalu merasa benar dengan pikirannya, sebenarnya gila, karena ia berbicara dengan dirinya sendiri, bukan dengan orang lain.
Tetapi, sebebas apapun karakter dalam ludruk berkoar, ia tetap tunduk pada aturan. Semisal, pantun yang diucapkan di atas pentas, ka Sumenep mellea salak, oreng bini madu arebbu' pao. Kalau tidak, Darso dkk bisa disemprit oleh Komisi Penyiaran karena dianggap tidak etis.
Pendek kata, menahan diri adalah kunci dalam berkomunikasi. Setiap bahasa memiliki langgam, diksi, dan arti, yang masing-masing tidak mudah dipindah pada bahasa lain. Mungkin, di sini kita bisa berharap bahwa bahasa daerah akan tetap hidup di tengah kehendak untuk menyatukan warga dengan bahasa nasional.
Friday, May 03, 2024
Syawalan Keduapuluhtiga
Tatkala merespons soal hukum modern, Kiai Nasrullah, Jepara, membandingkan cara kerja qawaid fiqh, ushul fiqh, dan maqashid syariah.
Pembicaraan tentang aturan formal mendorong lulusan Universitas tertua dunia ini tidak lagi berbahas soal keajekan, tetapi keluwesan. Tentu, kehadiran Falsafah al-Fiqh akan memperluas arena percakapan dengan orang luar tentang fleksibilitas kewajiban dan keharaman.
Santri akan membaca كانط (Kant) dan filsuf lain dalam turats untuk memahami warisan keilmuan ulama dalam upaya membina bangunan kesarjanaan. Betapa teks Arab masih menjadi ilmu alat untuk menangkap pesan Tuhan. Padahal, secara, semantik kebahasaan tertentu mengandaikan makna (dasar dan relasi), medan, pandangan dunia, dan mesej (sebutan jiran untuk message) utama.
Peradaban teks kita tentu tidak meninggalkan situasi, meskipun kadang dilihat menepikan tamadun akal budi, yang begitu kental di alam Yunani. Kepahaman tidak akan terpenjara nash, sebab yang terakhir hakikatnya merekam gerak sejarah.
Dengan mengulik kitab ini di warung, saya termenung, ada ragu menggunung. Bila kata mewakili benda (things), maka kenyataan tidak sepenuhnya bermukim pada tanda. Dalam hening, kita bertemu bening.
Thursday, May 02, 2024
Syawal Keduapuluhdua
Ketika mendengar lagu "Hitam", Rhoma dan Rita, saya justru ingat kampung di waktu sore yang hangat. Sawah, madrasah, SD, bola, surau, kali, dan sungai berlegar di benak. Jelas, isi liriknya tak berkait dengan semua kenangan itu. Tetapi, sejak intro berbunyi, saya pun melayang ke alam masa kecil.
Dari pengalaman di atas, mungkin inilah penjelasannya. "In the formal and generic sense, a song must be always motivated by what its words express, but as we all know, it is not by attending to words alone that we make sense of or attribute meaning to songs" (Kramer, 2002: 63).
Dari Henrietta L Moore, "Still Life: Hopes, Desires, and Satisfactions", 2011: 117, kita bisa memeriksa pengalaman kita sehari-hari. Anda juga mengalami hal serupa, bukan?
Wednesday, May 01, 2024
Syawal Keduapuluhsatu
Kolom Falsafah Harian di koran Kabar Madura pernah dibaca oleh 2000-an pembaca. Kumpulan dari anggitan ini akan diterbitkan.
Sementara, saya belum bertanya apakah kolom "Bahasa Agama" dalam Majalah Tempo disimak oleh banyak pembaca. Meskipun mengulas ulikan lema tertentu, saya menyiratkan pijakan saya dalam beragama, berbangsa, dan berdunia.
Dengan angka di atas, saya harus bekerja lebih keras untuk menjangkau lebih banyak khalayak. Itulah fungsi microblogging, seperti Telegram dan Whatsapp, untuk mengambil tempat. Isteri mengutip bagian tulisan di surat tersebut tersebut untuk dikisahkan secara lisan di TikTok.
Toto dan Rhoma
Inilah salah satu buku yang menjadi rujukan dalam menganggit "Kemusikan" dalam kolom Falsafah Harian koran Kabar Madura (12/8/26)...
-
Buku terjemahan saya berjudul Truth and Method yang diterbitkan Pustaka Pelajar dibuat resensinya di http://www.mediaindo.co.id/resensi/deta...
-
Ahmad Sahidah lahir di Sumenep pada 5 April 1973. Ia tumbuh besar di kampung yang masih belum ada aliran listrik dan suka bermain di bawah t...
-
Kami berdua salat di masjid tempat orang dewasa, remaja, dan anak-anak bersembahyang. Di sini, saf pertama bisa diisi oleh jamaah dari sega...






