Hari Ahad, pelajar Indonesia berkumpul untuk berbagi. Masing-masing mengusung dirinya sendiri, mengusulkan banyak hal, dan mencoba untuk memahami satu sama lain.
Saya tidak tahu, jika mereka adalah makhluk yang sama, pikiran dan keinginannya. Mungkin, ruang sapa tak akan tercipta. Tak juga kehidupan.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Mengurus Hati
Mengapa saya mengikuti pengajian kitab kuning di musala pondok di pagi hari? Mengasah bahasa adalah menajamkan pikiran melihat hidup. Apa ya...
-
Pemilik buah catur hitam adalah Zumi. Untuk permainan kedua, adik Biyya ini memenangkannya. Dengan demikian, ia akan bermain lagi karena per...
-
Dalam perjalanan pulang dari sekolah, Biyya minta mampir ke pasar mini untuk membeli roti. Saya pun menunggu di warkop yang menyediakan empa...
-
Kami datang sebelum acara bermula. Pak Yuli mengundang warga untuk mensyukuri perkawinan anak lelakinya. Pak Sofi mengantarkan undangan pada...
No comments:
Post a Comment