Heran! Kenapa kekerasan mudah meledak di negeri yang dikenal dengan keramahannya. Adakah keadaban itu telah hilang? Bagaimana Tuhan disebut ketika tangan mengepal dan melempar batu pada aparat keamanan? Bagaimana saya bisa mengerti ini dengan tenang jika kebenaran ternyata mengancam.
Friday, July 30, 2010
Bersama Kawan
Bersama kawan baik Pak Pur di sela-sela kunjungan ke tempat kerjanya. Sementara di layar kaca, Abdul Kadir Karding, anggota parlemen dari Partai Kebangkitan Bangsa, sedang diwawancarai oleh Metro TV berkait dengan kerusuhan di Jawa Barat. Komunitas Ahmadiyah diserang warga lain yang tidak setuju pengikut Mirza Ghulam Ahmad ini mempraktikkan keyakinannya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Nasi Kuning
Di pagi buta, saya telah memacu motor ke depan MAN 1, tempat seorang ibu berjualan nasi kuning dan jagung. Saya memesan tiga bungkus, yang i...
-
Buku terjemahan saya berjudul Truth and Method yang diterbitkan Pustaka Pelajar dibuat resensinya di http://www.mediaindo.co.id/resensi/deta...
-
Ahmad Sahidah lahir di Sumenep pada 5 April 1973. Ia tumbuh besar di kampung yang masih belum ada aliran listrik dan suka bermain di bawah t...
-
Sang ibu memotret kami sebelum beranjak ke masjid. Di sini, ada banyak anak dan ayah juga menunaikan salat bersama. Zumi bertemu dengan tema...
No comments:
Post a Comment