Ust H Sukamto SPd berhasil menyampaikan pesan terkait nikmat kesyukuran dalam bahasa Jawa. Beliau piawai mengolah kata, yang bikin hadirin tertawa lepas.
Kata-kata kunci, seperti iman, sehat, dan afiat, dijelaskan dengan lugas, yang tak mudah diungkapkan di depan pelbagai latar belakang jemaah.
Di sela memerikan penerangan, sang ustaz mengajak jemaah untuk berzikir, yang saya sering baca dulu. Lalu, acara diakhiri dengan bersalaman antara warga dusun. Di tengah kecenderungan masyarakat untuk menyendiri, tradisi menjaga hubungan antara mereka menguat kembali.
Thursday, June 26, 2025
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Do We Have Free Will?
Di dapur, saya membaca kembali isu lama tentang kehendak bebas. Sambil menikmati pisang goreng dan kopi, saya mengingat kembali apa yang did...
-
Buku terjemahan saya berjudul Truth and Method yang diterbitkan Pustaka Pelajar dibuat resensinya di http://www.mediaindo.co.id/resensi/deta...
-
Ahmad Sahidah lahir di Sumenep pada 5 April 1973. Ia tumbuh besar di kampung yang masih belum ada aliran listrik dan suka bermain di bawah t...
-
Sang ibu memotret kami sebelum beranjak ke masjid. Di sini, ada banyak anak dan ayah juga menunaikan salat bersama. Zumi bertemu dengan tema...

No comments:
Post a Comment