Tuesday, October 28, 2025

Tirakat Jalanan

Semalam sampai di rumah keluarga Ust Affan di Pakamban. Di sini, saya menemukan bacaan Mas Kiai Faizi di rak kitab. Sepertinya ini isyarat bahwa pertemuan alumni Latee telah bermula sebelum gong pembukaan ditabuh.
Dari judul, kita bisa membayangkan isinya. Tirakat dilakukan di mana saja, bahagia diraih kapan saja. Ternyata, kuncinya di perhatian dan pemerhatian serta kemampuan hadir dalam kedisinian, kekinian, dan kesebeginian.
Saya belajar naik bus pada penulis Sareyang ini. Dalam setiap detik, kita berusaha untuk hadir di tempat kita berada. Tak mudah, tetapi kita harus melakukannya.

 

No comments:

Malam Minggu

Kami makan malam di warung Kitoz, tak jauh dari rumah. Sambil berjalan kaki, kami ngobrol ke sana ke mari diiringi sinar bulan. Dalam hitung...