Betapa pun kita hanya perlu memenuhi keperluan minimal, namun setiap orang memiliki selera dan keinginan masing-masing. Harga buku asing yang mahal tentu hanya bisa dijangkau oleh segelintir orang. Belum lagi, penggunaan bahasa Inggris tidak meluas sebagaimana bahasa nasional.
Monday, May 25, 2026
Periplus
Kami mampir ke toko buku Periplus, Surabaya. Anak-anak melihat-lihat buku bacaan. Saya tidak membeli karya Greg McKeow. Bukankah "pursuit of less" sesuai pesan buku tersebut ? Saya menitip majalah Tempo pada ibu Biyya. Saya memilih bermain dengan Zumi. Seronok betul! Tak seperti Pujasera, kedai buku tidak dikunjungi oleh banyak orang. Buku belum menjadi kebutuhan sebagaimana makanan.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Baju Adat
Hari ini, Zumi bersama dua orang temannya akan menjadi pembawa acara wisuda sekolah. Tak seperti kami dulu, anak-anak kini sudah dilibatkan ...
-
Ahmad Sahidah lahir di Sumenep pada 5 April 1973. Ia tumbuh besar di kampung yang masih belum ada aliran listrik dan suka bermain di bawah t...
-
Buku terjemahan saya berjudul Truth and Method yang diterbitkan Pustaka Pelajar dibuat resensinya di http://www.mediaindo.co.id/resensi/deta...
-
Kami berdua salat di masjid tempat orang dewasa, remaja, dan anak-anak bersembahyang. Di sini, saf pertama bisa diisi oleh jamaah dari sega...

No comments:
Post a Comment