Saturday, August 15, 2026

Nasi Minang

Seusai salat Jum'at, saya pun melaju ke warung Padang depan pasar Paiton. Istri dan Biyya memesan ayam. Sayur dan kuah dicampurkan ke nasi agar rasanya beda. Sementara, saya tidak memilih menu berbahan daging. 

Sebenarnya, di sekitar Paiton, ada warung lain, tetapi keluarga kami selalu meminta untuk membelinya di kedai depan pasar. Selera memang soal rasa. Sebelumnya, Biyya bilang bahwa ia ingin kikil, namun menu ini tak tersedia.

Dulu, saya merasakannya pertama kali di Sapen, dekat kampus IAIN (Sekarang UIN). Setelah itu, saya sangat menyukainya. Setidaknya, kami juga merasakan olahan asal Sumatera Barat ini di Kedah, dekat KMC tempat Zumi lahir. 

No comments:

Warung Kopi