Wednesday, January 01, 2025

Little Woman

Pagi-pagi di hari pertama, Biyya tampak membaca novel ini. Karya Louisa May Allcott dibeli atas saran Ms Joan, gurunya di SD UUM IS dulu. Bab 1 dibuka dengan gerutuan Jo, Natal tidak akan jadi Natal tanpa hadiah. Sungguh mengerikan menjadi miskin, keluh Meg. 

Kisah 4 bersaudari ini telah difilmkan. Kami pernah menontonnya di puncak Bogor. Tetapi, saya tak memelotinya hingga akhir. Cerita yang dilatari perang saudara jelas melukiskan keadaan sulit. Dengan waktak yang berbeda, mereka menjalani hidup seakan-akan menjadi cermin kita hari ini. Betapa pun tak sama, sesama saudari ( juga saudara), kita saling menyangga. Bahagia pun datang alang-kepalang.

 

No comments:

Lari Sore

 Setelah lari sore bersama Zumi di kawasan Paiton Energy POMI, saya melewati KDMP ini. Tak jauh dari lokasi koperasi tergambar, ada toko Vev...