Tuesday, August 18, 2026
Zip Zap Pop
Sunday, August 16, 2026
Haul dan Maulid
Seusai salat magrib di masjid, saya dan Pak Dori berjalan kaki ke rumah tuan rumah. Di jalan, kami pun berjumpa dengan Pak De Warno yang juga datang ke kondangan.
Di sana, kami membaca fatihah, Yasin, dan Tahlil (Kiai Ilman, lalu selawat dan diakhiri doa oleh Kiai Madarik.
Saturday, August 15, 2026
Nasi Minang
Dulu, saya merasakannya pertama kali di Sapen, dekat kampus IAIN (Sekarang UIN). Setelah itu, saya sangat menyukainya. Setidaknya, kami juga merasakan olahan asal Sumatera Barat ini di Kedah, dekat KMC tempat Zumi lahir.
Friday, August 14, 2026
Gunting Rumput
Di sore hari, saya menggunakannya untuk memotong rumput di halaman sambil mendengar siaran streaming radio Retjo Buntung FM Yogyakarta, yang sedang menyiarkan wawancara penyiar dengan nara sumber dari RS Sardjito tentang kesadaran terhadap sampah.
Ada kepuasan kala saya bisa mengurangi tumbuhan "liar" ini. Sebenarnya, kami bisa membeli obat untuk mematikan rumput, tetapi saya tidak hanya ingin agar rumput itu meninggi tetapi juga menggerakkan tubuh agar berkeringat. Ini adalah bagian dari berkebun yang bikin sehat.
Toto dan Rhoma
Inilah salah satu buku yang menjadi rujukan dalam menganggit "Kemusikan" dalam kolom Falsafah Harian koran Kabar Madura (12/8/26). Hitam itu lagu tentang cinta yang didendangkan oleh Rhoma dan Rita. Tapi bila terdengar, saya segera mengingat masa kecil yang riang di kampung. Apakan tidak, TOA melantunkan nyanyian, kami sedang menggelecek bola, berenang di sungai, atau berebut layangan di sawah.
"I Won't Hold You Back" milik Toto diudarakan oleh Radio Suara Surabaya FM pas saya masuk kendaraan jemputan di terminal Juanda dulu. Mas Faiz, "Saya suka lagu ini." Jetlag raib. Aha! Anda mungkin punya pengalaman serupa, bukan? Jalan dari Sidoarjo-Paiton berpendar cahaya kesenangan.
Tak lama setelah menuliskan catatan di atas, Pak Agus, penjual bubur, lewat depan rumah. Kebetulan, Zumi perlu makan bubur karena sakit. Serta-merta saya keluar untuk menghentikannya dan membeli 4 mangkok untuk sarapan pagi.
Thursday, August 13, 2026
Yasinan dan Piscok
Malam ini, Pak Haji Fauzan memimpin doa pembuka. Lalu, Pak Qamar membaca Yasin dengan keras yang diikuti oleh seluruh peserta. Seusai mendaras, jemaah mengaminkan doa penutup oleh Pak Haji As'adi.
Lalu, kami pun beranjak dan duduk di teras menikmati pisang coklat yang dibawa oleh Pak Mushthofa. Tak semua "congregant" meluangkan waktu bercengkerama di teras. Sebagian memilih pulang ke rumah. Ada 4 anak yang duduk di bibir teras sambil mengudap piscok. Setiap kelompok memiliki lingkaran.
Wednesday, August 05, 2026
Merenung Keseharian
Dunia pentas memang disorot. Tetapi, efek kamera, kata filsafat kritis, telah menyembunyikan realitas. Panggung itu bisa jadi adalah beranda kita di media sosial.
Sunday, August 02, 2026
Lari Sore
Batas-batas luruh. Di sebuah kecamatan, pelbagai gaya hidup, selera, dan ideologi berebut tempat. Siapa yang untung? Semuanya bisa meraih manfaat.
Kita tetap menjadikan ruang publik sebagai tempat bersama, meskipun ada batas-batas yang diberikan oleh norma, aturan, dan adat.
Thursday, July 30, 2026
Belajar Bahasa Derah
Mereka adalah para siswa yang belajar bahasa Daerah. Tentu, mendorong pelajar untuk belajar perlu cara, salah satunya kedekatan emosional agar mereka mau bicara bahasa yang dipelajari. Praktik adalah kunci.
Kiat ini juga diterapkan pada pembelajaran bahasa lain, seperit Arab dan Inggris. Pendekatan kultural, kebudayaan bahasa asal, bisa dihadirkan dengan memutar lagu, memutar video budaya, dan lain-lain.
Tuesday, July 28, 2026
Donor Darah
Sesampai di sini, saya diperiksa HB, tensi, dan golongan darah. Setelah dianggap layak, saya pun pergi ke ruangan dan bertemu dengan petugas PMI, Sandi, yang bekerja dengan cermat. Seraya menunggu, kami pun ngobrol ke sana ke mari.
Saya malah sempat membaca tulisan di Falsafah Harian tentang "Kesehatan". Menilik ulang tulisan sendiri adalah cara kita memastikan pengetahuan menjadi tindakan. Tentu, kala tidak memeriksa tubuh sendiri, ia akan rontok. Kesadaran pada badan, sebenarnya cermin dari pikiran.
Sunday, July 26, 2026
Kawan-Kawan Zumi
Pagi ini, saya menyodorkan botol tempat meletakkan koin setiap pagi. Ternyata kebiasaan ini juga dilakukan oleh teman-temannya di kampung yang membawa uang kertas untuk dimasukkan ke kotak amal sebelum menunaikan salat Jum'at di masjid Raudhoh al-Syar'iyyah.
Di sini, ritual yang menjadi jeda material merupakan ruang untuk menyemai kebajikan. Kelompok masyarakat lain tentu memiliki cara serupa untuk mendorong generasi alpa peduli.
Saturday, July 25, 2026
Pak Qamar dan Yasinan
Seusai Yasinan, kami bercengkerama di teras masjid. Suguhan kopi yang dibawa oleh Pak Qamar menjadikan percakapan kami memiliki arti. Pak Fadhol, Pak Sururi, Pak Budi, dan Pak Qamar bercerita tentang apa yang pernah dialami ketika menyetir kendaraan. Do sini, kopi bukan sekadar komoditas, ia adalah media percakapan..
Lalu, kisah lain saling bersahutan untuk menikmati malam. Hakikatnya kegiatan ini membantu warga untuk berhenti sejenak dari keseharian di rumah dan keasyikan pekerjaan. Ia menjadi ruang berbagi yang berkait dengan keadaan masing-masing warga untuk dapat menyuburkan kepeduliaan.
Bukankah di doa sebelum membaca Yasin, Pak Haji Fauzan senantiasa memanjatkan permintaan pada Allah untuk keselamatan dan kesehatan jemaah dan warga RT? Permohonan ini tentu berbuah tindakan, karena kebanyakan warga adalah penganut mazhab Asyariyyah.
Saturday, July 18, 2026
Jendela
Dari sini, betapa pun kecil, rumah terasa luas karena penghuni bisa melemparkan pandangan ke luar. Tetapi, kini bentuk bangunan sudah berubah.
Namun, apa pun desain tempat tinggal, ia menjadi ruang bersama untuk berbagi. Rumah yang kami kunjungi ini adalah bagian dari "musium" di Kedah.
Thursday, July 16, 2026
Nonton Bioskop
Mereka menonton Children of Heaven, film yang diadaptasi dari karya sinematik negeri Parsi. Tentu, pengalaman ini penting di tengah pembelajaran yang selalu dilaksanakan di kelas.
Ini mengingatkan saya waktu belajar di SD. Kala itu, guru kami mengajak ke kota untuk menonton film Serangan Fajar di kota.
Syukur
Betapa senang saya mendengarnya karena ia berinisiatif untuk pergi sembahyang. Mungkin, teman-teman juga melakukan hal yang sama.
Apa kamu bawa uang untuk kotak amal? Ya, lalu ia mengambilnya dari tabungan. Kami pun berangkat ke masjid Dusun Kebun. Sesampai di sana, kami mengikuti khotbah tak lama setelah bersiduduk.
Khatib menyampaikan tema syukur. Tak lama ia menyampaikan ceramah, sekitar 10 menit.
Thursday, July 09, 2026
Baju Adat
Baru di usia 53, saya memakai baju ini. Tetapi, mengapa baju adat itu hanya dipakai pada perayaan tertentu? Mengapa ia tidak menjadi pakaian resmi di kantor atau sekolah, seperti baju adat di Yogyakarta?
Mengapa kita harus membedakan diri dengan menonjolkan tanda yang berbeda dari orang lain? Siapa pemilik dari lambang ini sebenarnya?
Monday, June 29, 2026
Timus
Menikmati gorengan dan kopi bersama istri di dapur setelah memotong rumput di halaman. Ngobrol ke sana ke mari menjadikan sore menyenangkan. Tetangga sebelah juga melakukan kegiatan serupa. Anak-anak kampung bermain layangan di lapangan dan sebagian yang lain menunggu wau itu putus. Mereka berlarian untuk merebut benang. Kesenangan adalah apa yang kita bisa capai. Damai.
Saturday, June 20, 2026
Ambil Rapor
Guru tidak hanya mengajar teori, tetapi juga praktik. Di sini, murid belajar bagaimana memahami kerja sains melalui eksperimen. Mereka bekerja sama untuk membuat tandon air tanpa mesin, kipas angin, lampu meja, dan fungsi magnet.
Menariknya, ustazah memberikan kesempatan pada orang tua wali untuk bertanya. Salah satu di antara mereka angkat tangan, apa benda di ruang kelas ini yang bisa ditarik magnet? Sains seeloknya membuka tabir sekitar. Tidak ada lagi cerita mitis.
Sekolah itu mengajar kita untuk mengenal lingkungannya secara ilmiah biar berkah. Rumus-rumus dipahami agar kejadian sehari-hari dimengerti. Kita sebagai orang tua membuka jalan agar mereka percaya diri untuk berdiri di kaki sendiri.
Sarwaan
Nah, karena banyak sampah, seperti pampers dan kotoran sapi, mendangkalkan dan menyumbat drainase, jemaah membahas jalan keluar, salah satunya membuat saringan di banyak titik dari besi.
Dengan demikian, pertemuan ini mendatangkan manfaat bagi banyak orang, bukan hanya yang hadir dalam sarwaan.
Saturday, June 13, 2026
Baju Adat
Zip Zap Pop
Saya akan membelikan zip zap pop (made in China) bila kamu mau tarawih. Zumi pun sigap. Di masjid, banyak anak seusianya juga berada di sini...
-
Buku terjemahan saya berjudul Truth and Method yang diterbitkan Pustaka Pelajar dibuat resensinya di http://www.mediaindo.co.id/resensi/deta...
-
Ahmad Sahidah lahir di Sumenep pada 5 April 1973. Ia tumbuh besar di kampung yang masih belum ada aliran listrik dan suka bermain di bawah t...
-
Kami berdua salat di masjid tempat orang dewasa, remaja, dan anak-anak bersembahyang. Di sini, saf pertama bisa diisi oleh jamaah dari sega...


















