Sunday, February 08, 2026

Kelapangan dan Kesempitan

 العارفون إذا بسطوا اخوف منهم إذا قبضوا
Orang arif lebih takut pada kelapangan daripada kesempitan. Kalimat pendek ini diurai secara mendalam oleh Kiai Zuhri pada pengajian pagi Syarh al-Hikam.
Dengan kesuksesan, misalnya, seseorang tidak lalai dengan kebajikan, dan dengan kegagalan tidak membuatnya hilang haluan. Sepertinya, kita hanya senantiasa memiliki dua pilihan, meskipun kita lebih sering menjalani kehidupan sehari-hari yang rutin.
Kami pun tepekur, bila hidup ini senantiasa memiliki dua sisi, maka apa pun keadaannya kita berterima. Apa ini membuat kita apatis? Tidak. Kita mesti meneguhkan pilihan di mana tempat kita berpijak. Kini, pijakan itu berada di dua ruang, nyata dan maya. Lalu, apa itu kenyataan dan kemayaan?

Kenyataan adalah apa yang dijalani sehari-hari, baik pribadi maupun kemasyarakatan. Di sini, kita betul-betul mengulang apa yang telah kita pernah lalui.

No comments:

Wapo Tanjung

Kami menikmati mie ayam yang maknyus di sini. Anan-anak pergi ke sekolah. Seraya merangup krupuk dan sambal, kami menunggu dengan sabar dan ...