Posts

Showing posts from March, 2009

Rumah Masa Depan

Image
Inilah rumah masa depan itu. Namanya Anjung Budi. Sebagai rumah alumni, ia diniatkan sebagai tempat untuk beragam kegiatan. Pemilihan nama lokal diharapkan mengukuhkan bahasa sebagai identitas, bukan nama berbau asing, seperti Eureka, nama sebuah gedung di depan masjid Kampus, Jelas Prof Madya Talhah Idrus dalam sambutannya sebagai ketua Perhubungan Alumni. Menurut dosen arsitektur tersebut, bangunan tersebut berdiri berkat bantuan dari banyak pihak, baik gagasan maupun bahan. Malah, tambahnya, orang nomor satu kampus, Prof Dzulkifli turut memberi perhatian pada pembangunannya sejak awal.

Ia tidak hadir begitu saja. Ada banyak perbedaan dalam mewujudkannya, seperti jenis pohon yang akan ditanam, desain, dan pernak pernik yang lain. Namun, semua itu tidak menghalangi untuk menggapai mimpi bersama, rumah bagi para alumni. Dengan menghadirkan aksesoris kayu berwarna coklat, nuansa tradisional menyeruak. Selain ruman induk, bangunan ini juga mempunyai halaman belakang yang bisa digunakan …

Pulang Ke Jogja

Kepulangan ke rumah kedua mengingatkan kembali bau tanah yang telah lama tak direguk setelah hujan. Rasa kangen terobati ketika untuk pertama kalinya pesawat tiket murah Air Asia mendarat di lapangan terbang Adi Sucipto. Sebelumnya, saya duduk satu deretan kursi dengan seorang bule Amerika yang sedang melakukan travelling. Namun, saya harus menahan rasa tak nyaman karena semua penumpang harus berdesakan di depan pintu kedatangan (arrival gate), karena kami hanya disambut tiga konter imigrasi dan ruang yang tak luas. Mungkin kalau pada waktu itu hujan turun, penumpang yang antri beberapa sentimeter di belakang akan lari bertempiaran karena sebagian berada di luar pintu masuk yang tak dinaungi atap. Untungnya, hujan tak tumpah.

Herannya lagi, tempat sempit itu tak menjulangkan langit-langit, sehingga lengkap sudah kesesakan raga dan mungkin batin penumpang. Namun, saya melihat wajah-wajah TKI tidak menunjukkan warna muram. Meskipun demikian, saya ragu apakah para turis, hanya segelinti…

Mengarusutamakan Ekonomi Syariah

[ Jawa Pos, Kamis, 05 Maret 2009 ]
Pertemuan The 5th World Islamic Economic Forum digelar di Jakarta pada 1-4 Maret 2009 (hari ini). Forum bertajuk Food and Energy Security & Stemming the Tide of the Global Financial Crisis itu seyogyanya menjadi momentum untuk mengurai benang kusut ekonomi umat di percaturan dunia internasional.

Meskipun demikian, perlu ditegaskan kembali bahwa penegasan identitas 'primordial' ini tidak menampik yang lain. Bagaimanapun, sebagaimana ditegaskan dalam forum pertama, hubungan ini juga mengandaikan dengan dunia luar.

Berbeda dengan Forum Ekonomi Dunia (FED) dan tandingannya, Forum Sosial Dunia (FSD) yang lebih gegap gempita dan meriah karena melibatkan kuasa besar, kapitalisme dan sosialisme, Forum Ekonomi Islam (FEI) tidak menimbulkan hiruk pikuk.

Namun, ia harus tetap percaya diri untuk menawarkan alternatif, tanpa merasa eksklusif. Ekonomi syariah yang telah menjadi pilihan perbankan yang sebelumnya mempraktik…