Posts

Showing posts from August, 2006

Belajar Menulis dalam Bahasa Melayu

Adalah tidak mudah menulis dalam bahasa Melayu. Ia mempunyai langgam sendiri, meskipun berasal dari satu rumpun yang sama dengan bahasa Indonesia. Ketika saya menulis untuk pertama kali sebuah artikel yang dimuat dalam Surat Kabar Utusan (25 Agustu 2006), ternyata penyunting telah mengedit sangat banyak tulisan saya. Nah, ini adalah tulisan yang kedua yang akan saya kirimkan ke koran yang sama.

Rencana

Tafsiran menurut dialektik

Oleh AHMAD SAHIDAH

The thought that facts or events might mutually contradict each other appears to me as the very paradigm of thoughtlessness [David Hilbert]

TULISAN Dr. Shaari Isa dalam Rencana bertarikh 25 Ogos 2006 bertajuk Tafsiran menurut Realiti memberangsangkan minda untuk memberi respons. Ia tidak hanya menggugat mengapa umat Islam mundur, tetapi juga cara pandang yang digunakan dalam melihat soalan secara binar, hitam-putih.

Berkaitan dengan pandangan masyarakat Islam terhadap perubahan zaman, beliau mengkategorikan dua puak, iaitu realist dan statis.

Puak …

Tafsiran Menurut Dialektik

Adalah tidak mudah menulis dalam bahasa Melayu. Ia mempunyai langgam sendiri, meskipun berasal dari satu rumpun yang sama dengan bahasa Indonesia. Ketika saya menulis untuk pertama kali sebuah artikel yang dimuat dalam Surat Kabar Utusan (25 Agustu s2006), ternyata penyunting telah mengedit sangat banyak tulisan saya. Nah, ini adalah tulisan yang kedua yang akan saya kirimkan ke koran yang sama.

Rencana

Tafsiran menurut dialektik

Oleh AHMAD SAHIDAH

The thought that facts or events might mutually contradict each other appears to me as the very paradigm of thoughtlessness [David Hilbert]

TULISAN Dr. Shaari Isa dalam Rencana bertarikh 25 Ogos 2006 bertajuk Tafsiran menurut Realiti memberangsangkan minda untuk memberi respons. Ia tidak hanya menggugat mengapa umat Islam mundur, tetapi juga cara pandang yang digunakan dalam melihat soalan secara binar, hitam-putih.

Berkaitan dengan pandangan masyarakat Islam terhadap perubahan zaman, beliau mengkategorikan dua puak, iaitu realist dan statis.

Puak…

Fatimah Chen Chen

Novel ini membuat saya sesak, haru dan mengguncang. Sebuah alur yang menghentak batin. Jika ia mampu menggerakkan saya setelah membaca, semoga ini akan terus berlanjut. Namun, saya harus mengembalikannya, sebab ia novel penting dan bisa dibaca banyak orang. Semoga!

Karya yang ditulis oleh Motinggo Busye ini dipuji banyak pengamat sastera. Meskipun, itu tidak terlalu mempengaruhi saya dalam mengambil sikap. Saya mempunyai cara sendiri membaca sebuah karya.

Mungkin, harapan saya adalah berbagi dengan teman-teman untuk turut membacanya. Dari sini, penikmat novel ini akan saling menceritakan pengalamannya.