Posts

Showing posts from November, 2009

Mengurusi Aliran Sesat

Wacana Suara Merdeka, 13 Nopember 2009Oleh Ahmad Sahidah Majelis Ulama Islam (MUI) Kudus menetapkan aliran Sabdo Kusumo di Desa Kauman, Kecamatan Kota sebagai sesat karena melafalkan syahadat yang berbeda, yaitu Asyhadu anlaa ilaha illa Allah, wa asyhadu anna Sabdo Kusumo rasulullah (SM, 12/11/09). Kata Muhammad diganti dengan Sabdo Kusumo, yang jelas-jelas mengandaikan rasul baru. Ketidaklaziman ini tentu dengan mudah mendorong pihak berwenang untuk mengambil tindakan agar keresahan sosial tak meruyak.

Ada dua hal penting yang perlu ditelusuri dari peristiwa di atas, yaitu kemapanan ajaran agama dan stabilitas sosial. Islam telah mengandaikan dasar-dasar normatif yang jelas berkait dengan kredo. Muhammad dianggap nabi terakhir. Jika ada aliran yang menyatakan ada nabi baru, maka otoritas agama segera meminta diusut dan menuntut aparat untuk mengambil tindakan agar tidak menimbulkan gejolak sosial. Pembiaran aliran yang dianggat sesat ini dikhawatirkan menimbulkan tindakan kekerasan…

Alquran Menyangkal Sekulerisme

Image
Republika, 20 November 2009

Oleh: Dr Ahmad Sahidah
(Postdoctoral Research Fellow di Universitas Sains Malaysia)

Ah , betapa hinanya dunya di mana kebahagiaan tidak berjalan lama di dalamnya. Dunya mengombang-ambingkan kami dalam peralihan dan perubahan yang senantiasa dalam keadaan pasang-surut (syair Arab dari Hurqah binti al-Nu'man bin al-Mundir).

Kutipan syair di atas diambil dari karya Toshihiko Izutsu, God and Man in the Koran: Semantics of the Koranic Weltanschauung , yang memang banyak menggunakan syair Arab kuno untuk menemukan makna dasar dan relasional (kaitan) dari kata kunci dalam Alquran.

Biasanya, kata kunci itu diperoleh dari sinonim, antonim, atau pengembangan konseptual dari sebuah kosakata tertentu yang akhirnya memunculkan makna baru terhadap sebuah konsep. Kata 'dunya', misalnya, yang diterjemahkan dengan dunia, adalah sebuah kata kunci berkaitan dengan pandangan Alquran tentang konsep eskatologi.

Dengan memahami kata 'dunya', yang ditelusuri dari …

Trek Jogging

Image
Saya tidak lagi menggunakan trek lari (jogging) stadium untuk berolahraga. Selain menghindari kejenuhan, saya menemukan suasana lain di sepanjang jalan di atas. Seorang lelaki tua menyapu jalan dari pasir yang bertaburan, bahkan ketika jam kerja usai. Seorang pekerja perempuan Indonesia yang baru turun dari bis umum, berlari kecil menuju toko bahan bangunan, dan lalu lalang kendaraan yang terburu-buru beranjak pulang.

Dengan menyusuri trotoar, kaki ini berlari kecil untuk membakar lemak yang menimbun di tubuh. Tak jauh dari jalan di atas, jalan menanjak menghadang, yang membuat langkah makin berat. Namun, kaki tetap bergerak, meski melambat. Keringat menetes. Napas beradu cepat. Beberapa menit kemudian, jalan mendatar dijejaki sehingga langkah terasa ringan. Kelegaan menguap dari lubang pori-pori. Tak lama kemudian, jalan menurun, yang justeru tidak membuat nyaman, malah harus menahan tubuh agar tak menggelinding.

Kemarin, saya terpaksa berteduh di bawah pohon nangka karena hujan turu…