Posts

Showing posts from February, 2008

Pemilu "Dagelan" Negara Tetangga

Image
Sumber Opini Kompas
Selasa, 26 Februari 2008 02:08 WIB
AHMAD SAHIDAH

Beberapa koran nasional di Indonesia (14/2/2008) memberitakan pembubaran parlemen Malaysia, sekaligus tanda pemilihan umum ke-12 segera digelar.

Isu ini telah lama merebak. Di sana banyak orang meramalkan, baik dalam obrolan santai maupun media alternatif, pemilu akan dipercepat sebagai strategi mencegah kembalinya Anwar Ibrahim ke panggung politik.

Seperti telah bisa ditebak, alasan itu tidak muncul dalam berita utama surat kabar Malaysia, seperti Utusan, Berita Harian, News Strait Times, dan The Star. Abdullah Badawi tidak menyebutkan faktor Anwar, seraya mengatakan, sah-sah saja pemilu dipercepat. Bahkan, yang diangkat ke permukaan adalah pertanyaan wartawan tentang kesukaan perdana menteri ke-5 ini terhadap angka 13 dalam membuat keputusan penting.

Ada dua persoalan dalam pernyataan Abdullah Badawi. Pertama, penentuan pelaksanaan pemilu harus mengikuti persetujuan Raja Agung. Kedua, terkait aturan konstitusi tentang pe…

Merayakan Perbedaan di Panggung

Image
Semalam, saya menikmati persembahan kebudayaan di Dewan Tunku Syed Putera, yang digelar oleh AISEC (untuk keterangan lebih jauh tentang organisasi ini baca http://aisec.org). Sambil menunggu cemas, saya ingin juga menikmati kembali tarian Saman, tetapi sayang ia tidak dipanggungkan. Malah, acara semalam lebih banyak didominasi oleh kebudayaan Cina dan Jepang. Hanya satu penampilan Melayu, Zikir Barat. Apa yang dapat saya petik dari pagelaran itu adalah harmoni dalam keragaman.

24 Seasonal Drum asal Cina yang ditampilkan sebagai pembukaan adalah instrumentalia yang melibatkan banyak orang. Kekompakan mereka menabuh beduk patut diacungi jempol. Sang pemimpin berdiri di tengah barisan depan menuntun para pemain lainnya untuk memukul kulit dengan irama dari rendah hingga tinggi, seakan-akan mereka sedang mendaki ke puncak. Saya pun hanyut terbuai oleh bebunyian ritmik. Mata ini pun juga terbetot oleh kelincahan mereka silih berganti bertukar beduk dan atraksi gerakan tubuh turut menambah e…

Kawan Melayu Saya

Pertama kali menempati kamar asrama Restu Universiti Sains Malaysia, saya berbagi kamar dengan anak Melayu, namanya Yazid. Dia berasal dari Johor dan mengambil program master bidang kedokteran. Penelitiannya berkaitan dengan penyakit kanker payudara. Anehnya, meskipun seringkali berkutat dengan masalah kesehatan, kawan baik ini menghisap asap rokok putih, bukan kretek. Terus terang, di antara kami berdua tidak menemui hambatan berarti di dalam berkomunikasi. Ternyata, pernyataan bahwa kita 'serumpun' bukan merupakan kata-kata kosong. Pandangan dunia yang sama membuat kami tidak menemukan halangan dalam menjalani keseharian. Demikian tetangga kamar saya, Pak Rahman, yang mengambil program doktor bidang ilmu manajemen, acapkali bercengkerama dan keluar mencari asupan. Ini jelas-jelas bentuk nyata bahwa kami banyak menyimpan warisan sejarah yang sama, sehingga tak perlu lama untuk saling berbagi. Dari Pak Rahman, saya memasuki dunia Melayu. Kami berdua sering bemain sepak bola …

Majalah Baru Islam Populer

Image
Saya mengenal majalah baru Madina yang diterbitkan oleh Paramadina dari tulisan Hamid Basyaib di situs Islam Liberal. Lalu saya mencoba mendapatkan informasi dari mesin pencari google. Syukur, majalah ini telah memuat sebagian isinya dalam situs www.madinamagazine.com, dengan gambar sampul pemain film keagamaan Zazkia Mecca. Saya juga mengamini kalau sampulnya bagus.

Di rubrik wawancara, Hanung Bramantyo menceritakan proses kreatif dalam membuat film Ayat-Ayat Cinta. Setidak-tidaknya, saya makin banyak mendengar latar film ini, karena sampai hari ini saya begitu menikmati salah satu lagu latar, Jalan Cintanya Sherina. Seperti dituturkan pria kelahiran Jogja, dia mendapatkan dana 7 milyar dari Pemilik MD Entertainment untuk memfilmkan novel karya Kang Abik. Kepercayaan ini mendorong dia untuk menghasilkan karya terbaik, meskipun dia harus mempertimbangkan banyak kepentingan antara tugasnya sebagai sutradara yang peduli untuk menyelipkan pesan, sekaligus memperhitungkan sisi komersial f…