Posts

Showing posts from November, 2011

Mengisi Hari Pertama

Image
Apa yang harus dilakukan oleh sebuah keluarga di hari libur? Diam di rumah, berpesiar, atau silaturahim adalah pilihan. Kami memilih mengunjungi danau Aman, tak jauh dari rumah. Karena matahari masih naik sepenggalah, tak banyak orang yang mengunjungi tempat bermain dan danau buatan ini. Mereka yang datang bisa dihitung dengan jari. Biasanya, musim liburan, tempat ini dipenuhi hiruk-pikuk dan hilir-mudik pengunjung.
Setelah puas berada di area permainan di atas, kami pun beranjak ke tepi danau. Di sana, kami pun melempar roti ke permukaan air. Ikan-ikan pun berlompatan, berebut, dan melahap pakan dengan lahap. Ini mengingatkan kami pada kebiasaan memberi makan ikan di danau kampus Minden, Pulau Pinang.

Azam Tahun Baru

Image
Saya seringkali mengambil gambar dari objek yang terpampang di depan mata dalam sebuah perjalanan menuju ke sebuah tempat. Semua gambar itu menjadi bahan untuk perenungan. Nah, menyambut tahun baru ini, saya pun mencari-cari gambar apakah yang cocok dengan azam atau resolusi kali ini? Setelah memeriksa gambar yang disimpan dalam komputer, saya memilih gambar di atas sebagai azam. Tidak berlebihan, bukan?
Bagi saya, amalan hidup sehat itu mudah diucapkan, tetapi susah dilaksanakan. Kegiatan sukan, misalnya, adalah aktivitas fisikal yang dulu sering dilakukan, sekarang terabaikan. Ketika masih tinggal di Pulau Pinang, saya sering bermain bola di lapangan kampus USM. Tak hanya itu, kaki ini juga sering menapaki trek stadion di pagi hari, seraya berharap menikmati kokok ayam. Bahkan, di lain waktu, saya pun berlari menyusuri jalan beraspal untuk menemukan suasana baru. Untuk tetap cergas, saya pun menyiasati dengan berjalan kaki. Di UUM, saya sering mengayunkah langkah dari satu tempat ke…

Kekuatan Kata

Image
Saya mengambil gambar itu dari tembok kampus. Selain perkataan Nabi, kita juga bisa menemukan kutipan pemikiran dari banyak orang yang terpandang, seperti Lyndon B Johnson yang berujar, "At the desk where I sit, I have learned one great truth, the answer for all national problems - the answer for all the problems of world - come to a single word. That word is "education". Secara tekstual, mungkin kita tak perlu menyulitkan diri dengan menggunakan konteks dekat atau jauh dalam pembacaan kedua pernyataan di atas. Lagi terang dan bersuluh, pernyataan ini sesederhana nasehat orang tua pada anaknya, 'Nak, sabar ya? Meskipun kamu miskin, tetapi pantang untuk berhenti belajar'.
Mengapa kita memerlukan kata-kata itu? Setiap orang mempunyai jawabannya. Namun, nasib kutipan tersebut sepertinya bergaung di ruang kosong. Orang-orang yang melewatinya mungkin tak lagi peduli. Masyarakat kebanyakan bergegas untuk terus memburu nasibnya. Tak jarang, mereka tersandera oleh kekal…

Atlas dan Pasar Malam

Image

Menikmati Pagi

Image
Menjelang Subuh, tiba-tiba hujan mencurah deras. Azan terdengar sayup-sayup di sela bunyi air yang tumpah. Tetangga saya, mahasiswa asal Palestina itu, menaiki mobil merahnya ke surau dan memarkir kendaraannya di bawah atap teras. Jarum jam menunjuk angka 6 lebih 3 menitan. Jam tubuh saya jelas-jelas merasakan bahwa badan ini perlu bangun sebelum kesiangan, padahal hari masih gelap. Dengan payung yang gagangnya putus, saya berangkat ke surau. Di sana, biasanya saya berjumpa dengan 4 anak kecil, namun kali mereka tak datang.
Pak Bunyan, dosen asal Indonesia, mengimami sembahyang Subuh. Mr Mushthafa, asal Nigeria, kadang menempati posisi imam. Tuan Haji yang biasanya memimpin sholat memilih menjadi makmum. Rafi senantiasa membacakan iqamah, pertanda sholat segera ditunaikan. Mereka menghidupkan surau itu dengan riang. Ternyata, hujan tak menyurutkan warga perumahan untuk beribadah bersama. Mereka beranjak setelah usai, mengambil tempat di pelbagai sudut untuk berzikir.
Saya pun pulang.…

Seni

Image
Saya mendapatkan undangan melalui email dari pegawai Muzeum USM untuk menghadiri pameran di atas. Dari jauh, saya membayangkan hasil seni itu hadir dalam kepala.

Amalkan Gaya Hidup Sihat!

Image
Dalam sebuah perjalanan ke Masjid Zahir, gambar di atas diabadikan. Seruan dalam anjuran ini tidak hanya ditemukan di pinggir jalan, tetapi juga di media, baik cetak maupun elektronik. Betapa mudah hidup kita untuk sejahtera, seperti melakukan kegiatan fisik, menghindari alkohol dan rokok, mengasup makanan yang seimbang, dan mengurus tekanan. Masalahnya, pada waktu yang sama, ruang dan waktu kita dipenuhi oleh godaan, yang malah juga dirayakan di televisi dan ruang bersama.
Bagi saya, kebenaran itu bukan sekadar proposisi yang perlu dipaparkan dengan hujah yang meyakinkan, tetapi bagaimana pihak berkuasa, pemerintah dan wakil rakyat, memerhatikan hal di atas. Kebijakan dan pelaksanaan gagasan hidup sehat harus diarusutamakan. Ketika kekuasaan yang digenggam oleh eksekutif dimanfaatkan, maka ruang kita tidak melulu iklan, yang menawarkan kenyamanan, tetapi bukan kesejahteraan. Pada waktu yang sama, kita memerlukan kelompok penekan, yang memaksa legislatif untuk membuat aturan yang mera…

Lorong

Image
Saya menyukai jalan di atas. Dengan menyisakan ruang, kotak-kotak itu telah memberikan ruang bagi tanah untuk bernapas dan menerima asupan air. Sebagai bagian dari jalan pintas menuju Masjid AlBhukhari dari Suq AlBukhari (Mall), desain lorong ini menjadikan tanah pekuburan itu tampak tak seram. Mungkin, kita tak lagi mempunyai kesan bahwa tempat peristirahatan terakhir manusia itu selalu terlihat suram.

Etika Menyambangi Kuburan

Image
Lihat kiri bawah, etika mengunjungi kuburan itu meliputi larangan: menabur bunga di atas kubur, meletakkan jambangan bunga di atas nisan, menyiramkan air mawar di atas kubur, membaca al-Qur'an secara menunggu hingga khatam di atas kubur, makan dan minum di atas kubur dan bersembang hal duniawi di perkuburan.
Hari ini, saya melewati tanah pekuburan ini. Dengan penataan ruang yang rapi, keasrian rumah terakhir manusia ini tampak menyerlah. Tak ada kesan seram, sebagaimana umumnya makam. Ada banyak pohon Kemboja, yang menambah kesan manis. Belum lagi, lorong setapak yang dibuat kotak-kotak persegi, sehingga menyisakan sisa tanah terdedah. Di banyak tempat, ada pondok, tempat orang ramai melepas lelah, atau sekadar duduk sambil bercengkerama. Tapi, ingat! Di sana, Anda tidak boleh berdiskusi hal ihwal duniawi.
Masalahnya, larangan di atas dimaklumkan pada orang ramai karena praktik tradisional itu tidak ditemukan dalam nas yang sahih. Padahal, ia bisa dikaitkan dengan hadits yang me…

Memilih

Image
Sambil menunggu kendaraan dipermak oleh tukang bengkel, saya pun meneduhkan diri di pasaraya yang berhawa dingin. Di kursi panjang terbuat dari besi, saya melemparkan tubuh pada kursi keras itu dan mengambil gambar buku berlatar pakaian-pakaian yang ditata rapi dan digantung di rak. Kita tak mesti menghamburkan uang untuk mendapatkan kebahagiaan, melainkan hanya perlu menyiasati bahwa kita berada di tempat yang nyaman, seraya melihat-lihat begitu banyak godaan untuk memiliki aneka ragam baju. Menikmati begitu melimpah pilihan, kita memutuskan untuk merasa cukup dengan sedikit koleksi yang telah dikumpulkan di rumah.
Apabila kita memuaskan hasrat dengan memborong aneka pakaian, kita akan terjebak pada keadaan yang semu. Sampai kapan kepuasan itu terpenuhi jika kita berpikiran bahwa kesenangan itu adalah memanjakan keinginan? Ketika kita berhasil dengan membawa tangan kosong dari pusat perbelanjaan, maka sejatinya kita telah meyakinkan diri sendiri bahwa kita bisa membedakan apa yang …