Friday, May 08, 2026

Magriban

Sang ibu memotret kami sebelum beranjak ke masjid. Di sini, ada banyak anak dan ayah juga menunaikan salat bersama. Zumi bertemu dengan teman-temannya, seperti Rafan. 

Saya tidak memaksanya untuk berzikir seusai sembahyang. Ia pulang terlebih dahulu dengan sepedanya. Dulu, penggemar Neymar ini tidak berani berjalan sendirian, kini ia telah melakukannya seperti kawannya yang lain. 

Lalu, saya pun mengikuti Yasinan yang digelar setiap malam Jum'at. Kata terakhir dari doa Pak Haji Fauzan, semoga warga dihindari dari penyakit. Amin. 
 

Friday, May 01, 2026

Periplus

Di terminal Soetta 3, kami mampir ke toko buku. Setelah melihat-lihat buku, saya pun membeli majalah Tempo. Buku terbitan asing sangat mahal untuk kantong warga. 

Zumi akan mengincar mainan, seperti anak-anak pada umumnya. Anak seusinya akan  mengincar hotwheel

Di sini, ada banyak bacaan nonfiksi populer, yang menunjukkan bahwa puncak pengetahuan itu adalah ketika banyak orang bisa memahami sesuatu secara sederhana.  

Catur

Betapa menyenangkan kami bisa meluangkan waktu bermain catur. Dengan berehat sejenak dari menatap layar telepon genggam, kami berdua beradu strategi untuk melakukan skak mat

Kadang saya mengalah agar Zumi mau melanjutkan ke permainan selanjutnya. Setiap orang memenangkan hidupnya. 


 

Musala Bank Jatim

Setelah melalui permainan pertama, Zumi tertidur di emperan musala Bank Jatim. Di bagian kedua, penggemar Neymar berlaga lagi di waktu sore. Fase ketiga eksistensi kata Nietzsche: kanak-kanak, tidak lagi singa dan unta. I

Kami menemaninya untuk memberi semangat bermain dan menghadapi lawan. Permainan itu menguji ketahanan fisik dan emosi. Di sini, setiap pemain belajar untuk menahan diri.
 

Magriban

Sang ibu memotret kami sebelum beranjak ke masjid. Di sini, ada banyak anak dan ayah juga menunaikan salat bersama. Zumi bertemu dengan tema...