kenapa harus memilih?

Awalnya, perkumpulanm [baca: Persatuan Pelajar Indonesia Malaysia] ditabalkan untuk ajang mengatur pelbagai kepentingan menjadi kekuatan tunggal yang mempercepat tercapainya tujuan bersama. Namun, lain di komitmen, lain juga di perbuatan. Setiap individu ingin memaksakan keinginannya. Tentu saja, banyak alasan yang diungkapkan dengan dikemas secara meyakinkan.
Tak ada yang perlu dirisaukan, sebenarnya. Perbedaan itu, pada dasarnya, adalah wujud dari kehendak kuasa yang perlu dijelmakan jadi kenyataan. Tapi, kenapa harus menginjak 'jempol' kaki orang lain? Bukankah, dengan kebersamaan semua tampak lebih ringan?
Lagi-lagi, saya juga harus memilih antara dua hal yang dilema. Jika, saya memilih satu, tetapi saya tetap bertegur-sapa dengan yang lain. Bagaimanapun, keduanya disatukan oleh perasaan primordial sejati, kemanusiaan.

Comments

ann said…
Kita masing2 diberi pilihan; memilih atau tidak memilih? Kalau memilih, itu hak kita. Tak memilih pun hak kita juga. Orang lain tak boleh kata apa2 sebab itu memang hak kita. Tapi berapa kalikah kita diberi peluang, kebebasan untuk membuat keputusan. Realitinya, hidup di dunia ini harus memilih; antara hidup dengan mati; antara setuju dengan tak setuju; dan banyak lagi; sehingga yang nyatanya kita memang harus memilih.
SariBulan said…
Hai!!! Membuat pilihan adalah realiti kehidupan. Jadi terpulang. Memangnya hidup, adalah begini. Memilih bagi saya mengajar kita berfikir. Kenapa? Hanya kerana memilih kita akan tahu apa yang kita inginkan. Walau kekadang ada keraguan di dalamnya. Dan hidup sebenarnya sentiasa memaksa supaya kita memilih, ini pasti. Jadi, usah gusar untuk membuat pilihan kerana yang tahu cuma kita.

Popular Posts