Banyak tanda dalam perjalanan. Saya mencoba memahami ini dengan baik. Lalu, bagaimana bila tanda itu digeser pada pesan lain? Manusia secara umumnya mengandaikan kebutuhan yang sama, yang disampaikan dengan huruf yang berbeda.
Larangan ini hendak menjadi ruang bersama itu nyaman bagi semua orang. Relasi mereka didasarkan pada anjuran etis bahwa setiap insan tidak boleh mengganggu orang lain.
Jelas, asap rokok itu tidak membuat nyaman liyan. Namun, apakah keadaban di kampung halaman ini betul-betul dipahami secara utuh terkait dengan kebiasaan mereka yang merokok di sembarang tempat?

No comments:
Post a Comment