Dengan membangun rumah pohon, ia senantiasa seperti remaja yang suka bermain, sebagaimana juga berenang tanpa sehelai baju. Katanya, dengan dekat dengan alam, hidup akan dijalani secara murni.
Di usianya berkepala tujuh, ia masih bisa membangun rumah pohon lagi, selain mencari makanan dan minuman dari sekitarnya tanpa harus membeli. Apakah ini maksud sesungguhnya dari kata Gandhi bahwa bumi telah menyediakan cukup bagi manusia, tetapi tidak untuk yang rakus? Tantangannya bagi kita yang hidup normal pada umumnya adalah bagaimana sedapat mungkin memanfaatkan matahari, air, dan tanah tanpa eksploitasi yang berlebihan.

No comments:
Post a Comment