Friday, March 22, 2024

Puasa [11]

Kami telah membeli lem kertas untuk menambal sinki yang bocor. Namun ternyata, air tetap masih merembes. Saya pun kembali ke toko material Mekar ini untuk membeli lem sepanjang 5 meter. Di sela menunggu pelayanan, saya memerhatikan kotak amal ini, yang disediakan oleh sebuah pondok dan yayasan. 

Saya sering menemukan kotak serupa di banyak tempat, seperti warung soto Koya Kraksaan. Betapa masih banyak lembaga sosial dan pendidikan yang memerlukan uluran tangan masyarakat. Belum lagi, amal masjid, yakni orang-orang yang berdiri di pinggir jalan sambil menadahkan gayung  untuk menerima sumbangan warga yang lewat. 

Sejatinya, banyak hal yang memungkinkan dukungan umat mengalir karena banyak perintah yang digalakkan dalam agama, seperti rajin berinfaq, sedekah, dan berzakat. Dari sini, pembiayaan pendidikan dan sosial akan dengan mudah mendapatkan sokongan dari khalayak. 
 

No comments:

Malam Minggu

Kami makan malam di warung Kitoz, tak jauh dari rumah. Sambil berjalan kaki, kami ngobrol ke sana ke mari diiringi sinar bulan. Dalam hitung...