Kami menginap di sini selama tiga hari di sebuah lebaran. Kami punya keluarga Cikgu Rahim, dr Adi, dan Dr Sri. Kawan dekat saya adalah Dr Supyan, Dr Zailani, dan Dr Fauzi yang juga berasal dari negeri Cik Siti Wan Kembang. Tatkala belajar di USM, kami sering makan malam Tomyam di Sungai Dua.
Alhamdulillah, saya pernah mengajar kelas jauh di Kota Bharu. Tentu, pengalaman menunaikan salat dhuha di masjid almarhum NIk Aziz Nik Mat, sangat membekas kuat. Betapa cahaya tokguru itu menyinari rumah di dekatnya.
Semoga hasrat ke Semenanjung tertunai untuk sekaligus menyusuri tempat dua anak kami lahir, Minden dan Jitra. Amin
Tuesday, July 01, 2025
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Pagi
Kita bisa mereguk udara segar dan menikmati semburat jingga. Sambil merentangkan tangan, kita menarik napas dalam-dalam untuk meraup oksigen...
-
Ahmad Sahidah lahir di Sumenep pada 5 April 1973. Ia tumbuh besar di kampung yang masih belum ada aliran listrik dan suka bermain di bawah t...
-
Buku terjemahan saya berjudul Truth and Method yang diterbitkan Pustaka Pelajar dibuat resensinya di http://www.mediaindo.co.id/resensi/deta...
-
Kami berdua salat di masjid tempat orang dewasa, remaja, dan anak-anak bersembahyang. Di sini, saf pertama bisa diisi oleh jamaah dari sega...

No comments:
Post a Comment