Monday, September 29, 2025

Living Qur'an

Di hari pertama Living Qur'an, saya menggunakan papan putih dan penanda papan (boardmarker) yang lebih bersih daripada kapur.

Kami Freirian, dosen dan mahasiswa setara, yang mau mengulik isu bersama untuk sebuah tindakan kolektif. Semisal, bagaimana peduli dengan petani melalui Yasinan? Itu memecah es agar mereka memiliki pijakan spiritual menghadapi kuasa modal.

Kita tak lagi meneliti fenomena semata-mata, tetapi juga menghidupkan kitab suci pada aras nyata. Di sekeliling kami, ada banyak sawah yang ditanami tembakau. Apakah petani telah mengambil untung dari tanaman ini?
 

No comments:

Magriban

Sang ibu memotret kami sebelum beranjak ke masjid. Di sini, ada banyak anak dan ayah juga menunaikan salat bersama. Zumi bertemu dengan tema...