Sempat mengunjungi sahabat lama saya yang juga mantan Perdana Menteri Afghanistan Gulbuddin Hekmatyar yang saat ini sedang menjalani perawatan medis di Malaysia. Berdoa agar diberikan kesembuhan dan kesehatan yang berkelanjutan, disamping itu dimudahkan segala urusan medisnya. Insya-Allah, tulis Pak Anwar Ibrahim di beranda akun media sosialnya.
Sosok pejuang ini melalui hidup yang rumit, dari sekutu Amerika hingga menjadi musuh sengit, dan malah pernah terlibat dalam perang saudara sebelum akhirnya memasuki gelanggang politik resmi yang rapuh. Ia menjadi bagian dari puluhan tahun sejarah modern Afghanistan, yang kini berada di bawah kekuasaan Taliban.
Ini juga mengingatkan kawan baik saya asal Afganistan yang telah mengantongi kewarganegaraan Amerika. Dulu kami sering bareng di sela-sela mengabdi di Universitas Utara Malaysia. Orang Melayu menyewakan rumahnya untuk tempat tinggalnya di Changlun. Mengapa kawasan Asia Tengah ini bergolak? Karena kuasa besar berebut mainan. Khalas
Sunday, January 18, 2026
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Anwar dan Kawan
Sempat mengunjungi sahabat lama saya yang juga mantan Perdana Menteri Afghanistan Gulbuddin Hekmatyar yang saat ini sedang menjalani perawat...
-
Buku terjemahan saya berjudul Truth and Method yang diterbitkan Pustaka Pelajar dibuat resensinya di http://www.mediaindo.co.id/resensi/deta...
-
Ahmad Sahidah lahir di Sumenep pada 5 April 1973. Ia tumbuh besar di kampung yang masih belum ada aliran listrik dan suka bermain di bawah t...
-
Ke negeri Temasek, kami menikmati nasi padang. Kala itu, tidak ada poster produk Minang asli. Pertama saya mengudap menu negeri Pagaruyung ...
No comments:
Post a Comment