Sunday, February 22, 2026

Hari Keempat

 

Alhamdulillah, seusai berbuka, Zumi bilang bahwa puasa itu mudah. Sore ini kami berbuka di meja yang sama dan berborak ke sana ke mari. 

Hujan turun lagi seperti kemarin. Air meluap. Untungnya, ia tidak berlangsung lama. Di beberapa titik, seperti Kraksaan, banjir. Sebuah pondok di Rangkang juga mengalami kenaikan air yang membuat santri bermain di halaman dengan wajah riang. 

Kami menunggunakan foto di sebelah untuk menggambarkan bahwa dalam keadaan apa pun, setiap anggota keluarga diberi ruang untuk meluapkan perasaan dan pikirannya. 

No comments:

Malam Minggu

Kami makan malam di warung Kitoz, tak jauh dari rumah. Sambil berjalan kaki, kami ngobrol ke sana ke mari diiringi sinar bulan. Dalam hitung...