Dulu, bapak saya membuatkan adik waw, sebutan layangan di Semenanjung, yang cukup besar dan menaikkannya di belakang rumah. Saya pun pernah berlarian di sawah untuk menggapai layangan yang putus.
Sayangnya, pemilik lahan ini kini telah memagarinya. Ruang bermain mereka di masa akan datang semakin sempit. Tetapi, anak-anak selalu memiliki cara mendapatkan tempat yang lain. Begitulah hidup.

No comments:
Post a Comment